- Istimewa
Ditemukan Mesin Cetak hingga Senjata Api, Siapa Bandar Besar yang Menyuplai Narkoba ke Kampung Bahari Jakut?
Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya bersama Bareskrim Polri, hingga Badan Narkotika Nasional (BNN), mengamankan sejumlah barang bukti dari penggerebekan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (1/11), dalam rangka pementasan narkoba.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, barang bukti narkoba yang disita berupa sabu hingga ganja.
“Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sejumlah orang beserta berbagai barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika. Barang bukti yang ditemukan antara lain diduga sabu, ekstasi, ganja, Happy Five, serta cartridge yang diduga mengandung etomidate,” jelas Budi, kapada wartawan, Minggu (1/11).
Selain narkotika dan obat-obatan, pihak kepolisian juga mengamankan senjata api, amunisi, senjata tajam, airsoft gun, serta sejumlah peralatan yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran dan produksi narkotika, termasuk mesin, dan timbangan.
Dalam kesempatan yang sama, Dirnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menyebutkan, saat ini tim masih masih melakukan pendalaman terhadap puluhan orang yang diamankan, termasuk mendalami asal usul barang haram tersebut.
“Terhadap orang-orang yang diamankan, penyidik melakukan pemeriksaan untuk mengetahui peran dan keterkaitan masing-masing dengan barang bukti yang ditemukan. Kepolisian juga mendalami asal-usul barang bukti serta kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika yang lebih luas,” tegas Bismo.
Bismo menerangkan, operasi ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberantas peredaran gelap narkotika dan melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
“Penegakan hukum dilakukan secara profesional, terukur, dan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. Hingga saat ini, proses pemeriksaan dan pendalaman masih berlangsung. Perkembangan hasil operasi akan disampaikan lebih lanjut setelah melalui proses verifikasi dan penyidikan,” terang Bismo.
Untuk diketahui, Dirnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menerangkan, dari penggerebekan di Kampung Bahari ini, awalnya tim mengamankan empat orang dan kemudian berkembang menjadi 27 orang.
“Kemudian berhasil diamankan dari lokasi ini ada empat orang, ya. Yang tiga itu pengguna, yang satu dia ada pemilik barang. Nanti kita akan lakukan pendalaman,” jelasnya.
Sementara itu, terhadap 23 orang lainnya, pihak kepolisian juga masih melakukan pendalaman terhadap perannya.
“Total 27 orang yang diamankan,” terang Bismo. (ars/dpi)