news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

NLP & INDOGRITECH 2026.
Sumber :
  • istimewa

Pameran Pertanian dan Peternakan Digelar di Tangerang

Perubahan iklim, produktivitas, dan pasokan pangan menjadi sorotan dalam pameran pertanian-peternakan yang berlangsung hingga 7 November 2026 ini.
Rabu, 4 November 2026 - 23:21 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Tantangan ketahanan pangan nasional menjadi perhatian dalam penyelenggaraan pameran industri pertanian dan peternakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Rabu (4/11/2026).

Sejumlah persoalan mulai dari perubahan iklim, peningkatan produktivitas, hingga keberlanjutan pasokan pangan menjadi pembahasan dalam kegiatan tersebut. Modernisasi teknologi juga dinilai penting untuk meningkatkan daya saing sektor pertanian dan peternakan Indonesia.

Salah satu agenda yang digelar adalah Nusantara AgriFuture Summit dengan tema Circular Agriculture: Unlocking the Potential of Land and Livestock. Forum tersebut membahas potensi ekonomi sirkular dalam pengembangan industri pertanian dan peternakan.

Diskusi menghadirkan Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Ditjen PKH, Makmun; Executive Director Asosiasi Biochar Indonesia Internasional (ABII), Phil Rickard; serta Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Litbang dan Kajian Strategis DPN HKTI, Bayu Dwi Apri Nugroho.

Ketua Umum DPN HKTI, Sudaryono, menyoroti pentingnya peningkatan produktivitas yang harus diikuti kesejahteraan petani dan peternak. Menurutnya, kolaborasi serta pemanfaatan teknologi menjadi faktor penting untuk mendorong kemajuan kedua sektor tersebut.

“Penguatan sektor pertanian dan peternakan harus berjalan seiring dengan peningkatan produktivitas dan kesejahteraan para pelakunya. Kita ingin petani dan peternak mendapatkan manfaat nyata dari setiap kebijakan yang dijalankan. Melalui kegiatan seperti NLP Expo dan INDOGRITECH Expo ini, saya berharap kolaborasi dan pemanfaatan teknologi dapat semakin mendorong kemajuan sektor pertanian dan peternakan Indonesia,” ucap Sudaryono selaku Ketua Umum DPN HKTI.

Penerapan smart farming, penguatan biosekuriti, dan pengembangan sistem produksi berkelanjutan juga menjadi perhatian. Ketiga aspek tersebut berkaitan dengan upaya meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga kualitas produksi.

Area NusaFarm turut dihadirkan untuk memperlihatkan penerapan teknologi pertanian secara langsung. Pengunjung dapat melihat demonstrasi teknologi dan berbagai aktivitas pertanian modern.

Sejumlah agenda lain juga masuk dalam rangkaian kegiatan. IPB Stakeholder Forum digelar pada 4 November, disusul HILIRIZE! pada 5 November yang membahas peluang hilirisasi produk peternakan.

Sementara itu, Indonesia Agri-Future Forum 2026 dijadwalkan berlangsung pada 6 November. Forum hasil kolaborasi HKTI dan Pemuda Tani Indonesia tersebut akan membahas digitalisasi pertanian serta penguatan resiliensi pekerja migran terampil untuk mendukung swasembada pangan.

Keterlibatan petani dan pelaku usaha daerah juga menjadi salah satu perhatian. Kerja sama antarpelaku usaha (B2B) dan pemerintah dengan pelaku usaha (B2G) diharapkan dapat memperluas akses teknologi serta jaringan industri bagi pelaku usaha lokal.

Pada penyelenggaraan 2025, kegiatan serupa mencatat 7.814 pengunjung selama empat hari. Lebih dari 70 merek nasional dan multinasional berpartisipasi, sementara 82 persen pengunjung tercatat sebagai pengambil keputusan.

Tahun ini, penyelenggara menargetkan lebih dari 100 merek peserta dan 20.000 pengunjung. Nusantara Livestock & Poultry Expo (NLP Expo) 2026 dan Indonesia Agriculture Technology Expo (INDOGRITECH Expo) 2026 resmi dibuka dengan mengangkat tema Shaping a Resilient Food Estate for Indonesia dan berlangsung pada 4–7 November 2026 di ICE BSD City, Tangerang.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral