news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menjadi saksi dalam persidangan dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu yang menjerat Roy Suryo di PN Jaktim, Kamis (5/11/2026)..
Sumber :
  • Siti Nurhaliza-Antara

Jokowi Ceritakan Momen Wisudanya di Persidangan, Nama Hari Mulyono Turut Disebut

Jokowi memaparkan tanggal detail dan orang-orang yang mengikuti wisuda saat itu. Setelah membahas soal wisuda, Jokowi mengatakan ijazah S1-nya diterbitkan UGM pada 6 November 1985 dan ditandatangani oleh Rektor UGM saat itu, yaitu Prof. Te Jacob.
Kamis, 5 November 2026 - 12:28 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menceritakan momen wisudanya saat ditanya jaksa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Kamis (5/11/2026).

Adapun dalam persidangan ini Jokowi menjadi saksi dalam kasus tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo.

Sebelum memberikan pernyataan soal wisuda, Jokowi memberikan pernyataan skripsinya saat menempuh pendidikan S1 di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Jokowi mengatakan dirinya menjalani ujian skripsi pada 23 Oktober 1985 dengan judul “Studi tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis pada Pemakaian Akhir di Kotamadya Surakarta”. Dia diuji Sofyan Warsito dan Burhanuddin lalu lulus dengan nilai A.

"Ujian skripsi tanggal 23 Oktober tahun 1985. Apakah saudara saksi mengikuti wisuda kelulusan pada Universitas Gadjah Mada?," tanya jaksa.

Jokowi lantas menjawabnya dengan memaparkan tanggal detail dan orang-orang yang mengikuti wisuda saat itu.

"Wisuda kami ikuti bersama-sama dengan seluruh fakultas di UGM pada tanggal 19 November 1985 di Gedung Purna Budaya Bulaksumur, Yogyakarta. Seingat saya, satu Fakultas Kehutanan itu ada yang ikut wisuda itu ada 14 orang, Yang Mulia. Mungkin bisa saya sebutkan tidak semuanya ya,” katanya.

“Yang pertama Hari Mulyono, yang kedua Prono Jiwo, yang ketiga Johan Utama, yang keempat Sri Murtiningsih, yang kelima Sri Istiningsih, yang keenam Sri Hardono, yang ketujuh Saminuddin, yang kedelapan Totok Suripto, yang kesembilan Widi Nugroho, yang ke-10 Sigit Sarjuningtias, yang ke-11 Wayan Darma, yang ke-12, ada 14, Yang Mulia. Yang ke-12, yang ke-13, 14 saya lupa," sambungnya.

Setelah membahas soal wisuda, Jokowi mengatakan ijazah S1-nya diterbitkan UGM pada 6 November 1985 dan ditandatangani oleh Rektor UGM saat itu, yaitu Prof. Te Jacob.

Jokowi menyebut ijazahnya juga ditandatangani Dekan Fakultas Kehutanan saat itu, yakni Prof. Soenardi. (nsi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral