news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengamati barang bukti ijazah pada sidang lanjutan kasus dugaan pencemaran nama baiknya terkait tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11)..
Sumber :
  • Antara

Ditantang Soal Ijazah Palsu, Jokowi Akhirnya Buka Suara di Depan Hakim: Itu Foto Saya

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), hadir memberikan kesaksian dalam persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik yang menyeret Roy Suryo dkk. 
Kamis, 5 November 2026 - 15:02 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), hadir memberikan kesaksian dalam persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik yang menyeret Roy Suryo dkk. 

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11), Jokowi membeberkan kronologi lengkap masa kuliahnya di Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk membungkam rumor ijazah palsu yang beredar.

Di hadapan majelis hakim, Jokowi menegaskan bahwa seluruh proses akademik, mulai dari penyusunan skripsi hingga wisuda, telah dilalui sesuai prosedur resmi.

"Ya jadi ujian skripsi itu pada tanggal 23 Oktober 1985, Yang Mulia," ungkapnya saat memberikan keterangan.

Setelah dinyatakan lulus ujian skripsi, Jokowi kemudian resmi diwisuda pada 19 November 1985 di Gedung Purna Budaya Bulaksumur, Yogyakarta. 

Ia merinci bahwa saat itu, ada 14 mahasiswa dari Fakultas Kehutanan yang ikut dalam prosesi wisuda tersebut. 

Meski tak mengingat seluruh nama rekannya, Jokowi mengaku ingat posisinya berada di urutan ke-12.

Terkait dokumen ijazah yang sempat dipersoalkan, Jokowi mengonfirmasi bahwa ijazah miliknya resmi diterbitkan pada 5 November 1985 dan ditandatangani oleh Rektor UGM serta Dekan Fakultas Kehutanan saat itu.

Dalam sesi tanya jawab, jaksa sempat meluruskan isu mengenai foto yang terpampang di ijazah tersebut. 

Jaksa menanyakan apakah foto itu milik Jokowi atau orang lain bernama Dumatno Budi Utomo. Menanggapi pertanyaan tersebut, Jokowi menjawab dengan tegas.

"Foto saya, Yang Mulia. Untuk apa dipasang fotonya Dumatno Budi Utomo?" jawabnya.

Jokowi juga mengaku tidak pernah memberikan izin kepada pihak mana pun, termasuk terdakwa, untuk meneliti atau menjadikan ijazahnya sebagai objek investigasi.

Ia pun sempat menyinggung kejadian di masa lalu saat rumahnya didatangi massa yang menuntut untuk melihat ijazah aslinya. Saat itu, Jokowi memilih menolak permintaan tersebut. 

Ia beralasan bahwa pihak-pihak tersebut tidak memiliki otoritas untuk memeriksa dokumen pribadinya. (ant/dpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:07
08:21
14:13
09:50
04:54
08:02

Viral