- Rizki Amana/tvOnenews
Tingkatkan Kualitas Pesantren, Kemenag Wacanakan Program 1.000 Doktor Ma'had Aly
“Tidak ada niatnya untuk menyeragamkan, karena Undang-Undang Pesantren kan mengakui keunikan kekhasannya,” tegasnya.
Selain itu, Basnang meminta agar integrasi data akademik Ma’had Aly menjadi salah satu prioritas yang ditindaklanjuti.
Basnang berharap para pengajar yang memiliki kedalaman keilmuan dan pengabdian panjang dalam tradisi pendidikan pesantren memperoleh kesempatan pengakuan akademik melalui mekanisme yang sah dan terukur.
“Siapa kira-kira suatu waktu Ma’had Aly yang pertama kali melahirkan profesor?” ujarnya.
Direktur Ma’had Aly, Adib melaporkan bahwa forum konsultasi tersebut merupakan pertemuan resmi pertama antar pemangku kepentingan Ma’had Aly sejak terbentuknya Direktorat Ma’had Aly di lingkungan Direktorat Jenderal Pesantren.
Adib menjelaskan bahwa forum juga diarahkan untuk memperkuat koordinasi integrasi data dengan Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemenag.
“Silakan masukkan semua ide-idenya. Nanti kemudian tentu akan dirintis oleh Pak Direktur bersama tim untuk menjadi kebijakan Kementerian Agama di masa yang akan datang,” pungkasnya. (raa/muu)