- ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden/aa
Akademisi Unhan Minta Publik Beri Prabowo Ruang dan Waktu Jalankan Strategi Pemerintahan
Zakky juga menegaskan bahwa prinsip sami’na wa atha’na, yang berarti mendengar dan menaati, tidak boleh dimaknai sebagai kepatuhan tanpa batas.
Kepercayaan terhadap pemimpin, kata dia, tetap harus diiringi tuntutan transparansi, akuntabilitas, serta penegakan hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia berharap masyarakat tidak mendahului proses hukum dengan prasangka maupun vonis di ruang publik. Menurutnya, Presiden perlu diberi kesempatan untuk menuntaskan langkah-langkah yang telah dimulai.
Sementara itu, sejarah pada akhirnya akan menjadi penilai atas keberhasilan maupun kegagalan kepemimpinannya.
"Mari kita beri ruang bagi strategi Bapak Prabowo bekerja. Beri ia waktu untuk menuntaskan apa yang telah ia mulai. Beri aparat hukum waktu untuk bekerja tanpa intervensi opini," katanya. (muu)