- Facebook Rohani Simanjuntak
Tagar Tangkap Ferdy Sambo Trending di Twitter, Netizen: Polri Sebaiknya Transparan
Jakarta - Tagar atau tanda pagar tangkap Ferdy Sambo menjadi trending topic di Twitter, Rabu (20/7/2022).
Hingga pukul 12.00 WIB, ada lebih dari 6 ribu akun yang mencuit dengan hashtag atau tagar #TangkapFerdySambo.
Nama Ferdy Sambo ramai diperbincangkan publik setelah kasus baku tembak antara Brigadir J atau Brigadir Yosua dengan Bharada E di rumah dinas Sambo, di Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan. Peristiwa itu mengakibatkan Brigadir J tewas dengan 7 luka tembakan.
Buntut dari peristiwa itu, Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo memberhentikan Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam Polri, Senin (18/7/2022) malam.
"Malam ini kami putuskan untuk Irjen Pol Ferdy Sambo untuk sementara jabatannya dinonaktifkan dan kemudian jabatan tersebut diserahkan ke Pak Waka Polri untuk selanjutnya tugas tanggung jawab di Propam akan diemban Wakapolri," kata Sigit di Mabes Polri, Jakarta, Senin.
Namun sepertinya, masyarakat tidak puas dengan penonaktifan Ferdy Sambo. Mereka menuding ayah 4 anak itu harus bertanggung jawab atas kematian Brigadir J.
"Demi keadilan, segera tuntaskan tragedi kelam ini. Demi kebaikan institusi Polri sebaiknya transparan kepada rakyat sehingga rakyat dapat merasakan niat baik petinggi Polri dalam menyelesaikan kasus ini.#TangkapFerdySambo,” cuit akun @4343_KingKong.
"Semoga korps coklat berani #TangkapFerdySambo," kata @Dave_Cassanov4.
Mereka juga meminta Polri memeriksa bukti-bukti elektronik seperti rekaman CCTV. Sebelumnya, sekuriti yang bekerja di kompleks rumah dinas Ferdy Sambo menyebut decoder CCTV diganti oleh petugas, sehari setelah peristiwa baku tembak, yakni Sabtu (9/7/2022).
"Seperti kasus-kasus terdahulu.. Saksi mata elektronik udah dibungkam duluan, #TangkapFerdySambo," cuit @mavin1818.
Seorang anggota Polri bernama Nopryansah Yosua Hutabarat (Brigadir Yosua) atau Brigadir J tewas ditembak oleh rekan sesama anggota Polri yakni Bharada E.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan pun menjelaskan adu tembak antara Bharada E dan Brigadir J yang berujung tewasnya Brigadir J, dilatarbelakangi pelecehan terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Namun, keluarga merasa ada banyak kejanggalan pada kematian Brigadir J, sehingga mereka melaporkan ke polisi adanya dugaan pembunuhan berencana terhadap korban. (mg3/act)