news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Irjen Ferdy Sambo dan Istri, Putri Candrawathi.
Sumber :
  • Istimewa

‘Sang Tokoh Utama’ Irjen Ferdy Sambo Belum Dipanggil, Ini Alasan Komnas HAM Panggil Ajudan Lebih Dahulu

Komnas HAM telah memanggil dan memeriksa 6 orang ajudan Kadiv Propam nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo dan saksikan 20 rekaman video CCTV perjalanan Brigadir J
Senin, 1 Agustus 2022 - 09:09 WIB
Editor :

“Yang kemudian akan meneruskan lagi ini soal jejak digital tidak digital, yang tempo hari saya katakan baru sesi pertama, komunikasi di antara para pihak itu Pak Sambo, istrinya, Almarhum Yosua, Bharada E dan lain-lain itu semua kan baru dikasih seldamnya, belum apa isinya. Kalau itu tidak bisa dibuka memang kesulitan yang tadi saya katakan titik hitam karena tidak ada CCTV yang bekerja di rumah dinas itu,” ujarnya.

Kini Komnas HAM mengaku hanya tinggal memanggil Irjen Ferdy Sambo, tetapi untuk Putri Candrawathi harus mengikuti prosedur karena mendapatkan informasi, ada penasihat psikologinya. 

Oleh karena itu, Komnas HAM harus terlebih dahulu mengumpulkan bahan dan data informasi yang kuat.

“Tapi kita kumpulkan ini barang-barang bukti informasi baru kami masuk ke titik yang menurut kami krusial, tanpa didukung oleh data informasi yang kuat, kami akan sulit untuk membuka masalah ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengaku pihaknya lebih ke pertanyaan terbuka dengan jawaban yang deskriptif dan hasil jawaban dari para ajudan tersebut yang nantinya akan muncul di laporan akhir. 

Pertanyaan yang diajukan bukan hanya menanyakan konteks waktu dari masing-masing keterangan ajudan yang dicocokkan dengan informasi yang muncul ke publik. 

Namun begitu juga pertanyaan mengenai hubungan masing-masing ADC dan kenapa para atasannya yakni Irjen Ferdy Sambo dan Istrinya.

“Yang berikutnya yang penting juga ingin kami sampaikan adalah kami juga menanyakan soal bagaimana sekuen hubungan ADC satu dengan yang lain, termasuk juga karakter masing-masing ADC. Kami tanya di masing-masing orang itu, kami tanya pertanyaan yang sama.,” ungkap Choirul Anam.

“Pertanyaan sama ini untuk melihat sebenarnya, apa sebenarnya yang terjadi dan background apa ang terjadi di sekuen itu, jadi misalnya ADC A kami tanya bagaimana soal apa perilaku kehidupan sehari-hari ADC yang lain, itu kami tanya semuanya,” lanjutnya.

Kini kasus tewasnya Brigadir J masih dalam penyidikan oleh pihak yang berwenang. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo juga menerangkan tim khusus yang dibentuk Kapolri telah bekerja untuk menjaga objektivitas kasus tersebut. Dirinya menekan kepada tim khusus untuk menjaga amanat Kapolri untuk tetap transparansi dan independensi. (Ind/Kmr)

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:10
05:21
02:59
06:26
01:02
04:07

Viral