- kolase tvOnenews.com
Ngilu, Ibu Muda Jambi Paksa Korban Perempuan Besarkan Payudara Hingga Kesakitan, Ternyata dengan Cara Ini...
Dalam melancarkan aksinya, YS atau Yunita Sari menargetkan anak-anak yang tengah bermain di rental PlayStation miliknya.
Diketahui, ibu muda Jambi mengancam para korban untuk mengikuti keinginan bejatnya dengan cara mengunci pintu. Hal itu disampaikan oleh Asi Noprini, Kepala UPTD PPA Provinsi Jambi.
"Karena tersangka memaksa, jadi dengan ancaman kalau tidak mau melakukan maka tidak boleh keluar dari rumah, dikunci," kata Asi.
"Nah karena anak-anak ini kita sebut usianya 8 sampai 14 tahun, jadi mereka merasa kami takut bu kalau dikunci," lanjutnya.
Tak hanya itu, YS alias Yunita Sari juga mengancam akan menambahkan tagihan uang yang harus dibayar oleh anak-anak yang main PS di rental miliknya.
"Kemudian yang kedua, kalau utang main PS nya, ditambah uangnya, jadi kok lima ribu jadi enam ribu jadi delapan ribu kalau enggak mau," ungkapnya.
Ibu Muda Jambi Paksa Korban Perempuan Perbesar Payudara Hingga Kesakitan
Setelah melalui penyelidikan lebih lanjut, terungkap bahwa YS alias Yunita Sari juga melakukan hal tak senonoh terhadap korban perempuan yang masih di bawah umur.
Ibu muda Jambi itu ternyata mengajak para korbannya yakni 4 anak perempuan untuk membesarkan payudara.
Hal ini diungkapkan oleh Tim penyidik Subdit IV Ditreskrimum Polda Jambi. YS memaksa para korban menggunakan pompa ASI untuk membesarkan payudara.
"Anak-anak ini dipaksa untuk melakukan pembesaran payudara dengan menggunakan pompa ASI di rumah tersangka," kata Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol Andri Ananta, Rabu (8/2/2023).
Andri mengungkapkan bahwa dari total 7 korban wanita, 4 orang diantaranya dipaksa untuk memperbesar payudaranya. Namun, 3 orang menolak.
Namun, ada 1 anak perempuan yang menuruti permintaan bejatnya hingga mengalami kesakitan.
"Tapi ada 3 orang bocah wanita yang menolak, sedangkan satu korban ada mengalami sakit," tutur Andri.
YS Diperiksa Kejiwaannya Selama 14 Hari
Ibu muda pelaku pencabulan belasan anak dibawah umur di Jambi, diperiksa kejiwaanya di Rumah Sakit Jiwa Jambi, Selasa (7/2/2023).
Saat mendatangi Rumah Sakit Jiwa, pelaku yang menggunakan masker hitam dengan rambut pirang terurai, kedua tangan pelaku terlihat diborgol.langsung digiring tim penyidik ke ruang pelayanan lantai dua Rumah Sakit Jiwa Provinsi jambi.