- PSSI/Sport77
Mantan Pemain Timnas Tegas Bantah Pandit yang Kritik Shin Tae-yong, Hamka Hamzah: Siapa yang Bisa Jamin 4 Tahun Lagi Indonesia Bisa Lolos Piala Asia?
tvOnenews.com - Mantan pemain Timnas dengan tegas bantah pandit yang kritik Shin Tae-yong dalam menangani Timnas Indonesia.
Menurutnya, semangat juang Indonesia itu berbeda dengan negara-negara lain, terlebih soal kesempatan untuk bisa lolos Piala Asia 2023.
Hal ini menyangkut ramainya isu soal pengamat sepak bola yang mengatakan jika progres Timnas Indonesia itu biasa saja selama 4 tahun tanpa gelar juara.
Adalah Hamka Hamzah, mantan pemain timnas yang berpendapat bahwa kritik memang diperlukan dalam bidang apapun, termasuk sepak bola.
"Kritik itu diperlukan dalam bidang apapun. Tapi mengkritik yang membangun," ujar Hamka Hamzah.
"Jadi siapapun boleh mengkritik Timnas Indonesia. Tapi jangan masuk sampai bisa menentukan ini tidak berhasil. Oh bukan, " tegasnya menambahkan.
Manajer RANS Nusantara ini menilai jika para pengamat tidak berhak untuk menentukan apakah Shin Tae-yong gagal atau tidak dalam posisinya sebagai pelatih Timnas Indonesia saat ini.
"Kita bukan kaya tuan yang bilang ini ah Shin Tae-yong gak berhasil. Ah bukan," imbuhnya.
Hamka menambahkan jika, sebaiknya para pecinta sepak bola Indonesia harus bersabar, dan berikan kesempatan.
"Sabar dulu, kasih kesempatan. Ya itu yang dibilang beberapa senior bahwa pelatih Timnas Indonesia itu butuh waktu lima tahun," ujar Hamka.
Karena setidaknya pondasi bagi Timnas sudah dibuat selama lima tahun. Ketika usai masa lima tahun Timnas Indonesia tak mendapatkan apa-apa, barulah pelatih tersebut bisa dikatakan gagal.
"Nah ketika target lima tahun dia gak mendapatkan apa, ya berarti dia gagal. Ini kan baru 4 tahun, berikan kesempatan Coach Shin Tae-yong membuat pondasi dia, memilih pemain sesuai kebutuhan dia sampai pemain keturunan itu bisa membela Indonesia," ujar Hamka Hamzah.
"Jadi bukan naturalisasi ya. Pemain keturunan punya hak juga untuk memilih warga negara. Karena kan otomatis dari kakek, dari neneknya, dari orang tuanya," papar Hamzah.
Hamka Hamzah juga mengakui dirinya pernah protes saat adanya pemain naturalisasi tanpa garis keturunan dalam Timnas Indonesia.