news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Iran Ali Karimi.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

Sengaja Batalkan Puasa Ramadhan Setelah Selesai Latihan, Pemain dari Tim Rival Timnas Indonesia Ini Langsung Dipecat oleh Klubnya

Mantan pemain dari lawan Timnas Indonesia ini langsung dipecat oleh klubnya ketika kedapatan sedang minum saat puasa Ramadhan setelah selesai sesi latihan.
Sabtu, 23 Maret 2024 - 04:05 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Salah satu pemain dari rival Timnas Indonesia di Asia diduga sengaja batalkan puasa setelah selesai berlatih dengan timnya.

Padahal ketika itu, pemain tersebut sedang menjalani puasa Ramadhan meskipun dia sedang berlatih bersama klubnya di tengah kompetisi.

Atas perbuatannya yang diduga membatalkan puasa Ramadhan, pemain ini pada akhirnya harus menerima untuk dipecat secara tidak hormat oleh klubnya.

Seperti diketahui, banyak klub-klub di seluruh dunia tetap melangsungkan kompetisi termasuk di Indonesia walaupun dalam bulan Ramadhan.

Biasanya, setiap klub akan berlatih pada sore hari sebelum berbuka puasa dan kemudian bertanding di malam hari usai menunaikan sholat tarawih.

Akan tetapi, kejadian unik dilakukan oleh salah satu pemain dari rival Timnas Indonesia di Asia yakni Iran ketika menjalani puasa Ramadhan.

Pemain tersebut ialah legenda sekaligus mantan kapten dari negara rival Timnas Indonesia yaitu Iran, Ali Karimi.

Ali Karimi merupakan salah satu pemain Asia yang tergolong sukses ketika berkarier di Eropa. Dia pernah membela sejumlah klub besar Jerman seperti Bayern Munchen dan Schalke 04.

Pria 45 tahun itu bahkan mendapat sebutan legenda setelah mencatatkan 127 penampilan bagi Timnas Iran dengan sumbangan 38 gol yang diraih selama dua dekade.

Sebelum pindah ke Jerman bersama Schalke 04 dan Bayern Munchen, Ali Karimi merintis karier dengan tim lokal seperti Fatu Teheran hingga Persepolis.

Ali Karimi langsung menjadi pemain utama di musim pertamanya bersama Bayern Munchen dan dia merupakan orang Iran ketiga yang bermain untuk Die Roten setelah Ali Daei serta Vahid Hashemian.

Namun, performa Ali Karimi kian menurun setelah dibekap cedera sehingga dirinya memutuskan kembali ke Iran bersama klub lokal Steel Azin.

Di klub inilah Ali Karimi diduga melakukan hal kontroversial ketika ia kedapatan minum setelah menjalani sesi latihan bersama Steel Azin di bulan puasa Ramadhan.

Peristiwa itu terjadi pada 2010 ketika Ali Karimi dianggap melakukan pelanggaran, terkhusus norma-norma agama sehingga membuatnya dipecat dari Steel Azin.

Merasa tidak bersalah, Ali Karimi kemudian membantah tudingan tersebut dengan mengatakan jika dirinya merupakan seorang muslim yang taat.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:50
05:20
07:41
02:19
00:36
05:45

Viral