- Facebook - Lille
Blak-blakan! Calvin Verdonk yang Bakal Bela Timnas Indonesia Jujur soal Alasan Tak Main Lawan PSG: Aku…
tvOnenews.com - Calvin Verdonk, pemain andalan Timnas Indonesia, menjadi sorotan setelah dicoret dari skuad Lille saat menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) pada lanjutan Ligue 1 di Stade Pierre-Mauroy, Senin (6/10) dini hari WIB.
Pencoretan Verdonk dari pertandingan tersebut menimbulkan tanda tanya, terutama karena perannya yang krusial di Timnas Indonesia menjelang laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Dalam wawancara eksklusif dengan Bung Harpa, Verdonk akhirnya buka suara terkait alasan absennya di laga besar tersebut.
Bek sayap Timnas Indonesia Calvin Verdonk saat bermain untuk Lille. (Sumber: Instagram @losclive)
Menurut sumber informasi, tiga pemain Lille mengalami cedera dan tidak bisa tampil melawan PSG.
Namun, Verdonk tidak termasuk dalam daftar cedera, melainkan dicoret karena keputusan taktikal pelatih Bruno Genesio.
Pencoretan ini tidak lepas dari kembalinya bek kiri utama Lille, Romain Perraud, yang telah pulih dari cedera.
Sebelumnya, saat Perraud absen, Verdonk selalu menjadi starter di lini belakang Lille, menunjukkan konsistensi dan performa impresif.
Dalam konferensi pers jelang laga Lille vs PSG pada Sabtu (4/10), Genesio enggan membeberkan alasan spesifik mengapa Verdonk tidak masuk skuad.
Pelatih berusia 59 tahun itu hanya menegaskan bahwa timnya siap menghadapi PSG, sang juara bertahan Ligue 1.
Namun, keputusan ini justru menjadi kabar baik bagi Timnas Indonesia.
Dengan absennya Verdonk di laga tersebut, pemain berdarah Belanda-Indonesia ini tiba di Jeddah dalam kondisi bugar untuk memperkuat Garuda melawan Arab Saudi (9 Oktober) dan Irak (11 Oktober) pada babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Bung Harpa, melalui kanal YouTube-nya pada 6 Oktober 2025, meng-update kondisi para pemain Timnas Indonesia, termasuk kiper Maarten Paes yang dipastikan bugar 100% oleh manajer tim, Sumardji.
“Jadi Maarten Paes seperti juga sudah dijelaskan oleh manajer timnas Pak Sumardji dalam kondisi secara fisik itu bugar 100%,” ujar Harpa.
Kehadiran Paes yang pernah menggagalkan penalti saat melawan Arab Saudi pada September lalu di King Abdullah Sports City menjadi modal berharga bagi lini belakang Timnas, termasuk Verdonk, untuk tampil lebih percaya diri.
Tiba di King Abdulaziz Airport bersama tujuh pemain lainnya, Calvin Verdonk langsung menjadi perhatian.
“Ya, semua kita tentunya tahu bagaimana pemain yang satu ini punya permainan yang sangat konsisten dan dia juga sudah menunjukkan bagaimana mampu menjalankan banyak peran yang diminta oleh pelatih dan dia jalankan dengan baik,” kata Harpa.
Verdonk, yang sebelumnya tampil brilian sebagai gelandang bertahan di FIFA Match Day di Gelora Bung Tomo, disebut sebagai “karyawan andalan” yang serba bisa di lapangan.
Dalam wawancara singkat dengan Bung Harpa di Jeddah, Verdonk blak-blakan soal absennya di laga melawan PSG.
Pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk. (Sumber: YouTube @BungHarpa)
“Saya sedikit merasakan sakit di bagian leher. Jadi kita lihat nanti bagaimana keadaannya,” ungkapnya.
Meski demikian, ia memastikan kondisinya tidak mengkhawatirkan dan siap tempur untuk Timnas Indonesia.
Verdonk juga mengaku telah berkomunikasi dengan pelatih Timnas, Patrick Kluivert, untuk membahas strategi menghadapi laga krusial melawan Arab Saudi dan Irak.
“Ya, kami sempat berbicara tentang pertandingan-pertandingan yang akan datang dan tentang tim kami, jadi ya... kita lihat nanti,” tambahnya.
Kehadiran Verdonk yang bugar menjadi angin segar bagi Timnas Indonesia.
Dengan kemampuan progresifnya dalam mengawal lini belakang dan memberikan umpan-umpan akurat, ia diharapkan mampu membantu Garuda meraih hasil positif di Jeddah.
Fans pun semakin optimistis menantikan aksi Verdonk dan rekan-rekannya di King Abdullah Sports City, tempat di mana Indonesia pernah mencuri poin dari Arab Saudi berkat kegemilangan Maarten Paes.
Semoga Garuda terbang tinggi di dua laga penting ini!
(anf)