- Instagram @oleromeny
Pamer Ketajaman di Liga Belanda, Ole Romeny Disebut Jadi Mimpi Buruk Bagi Bintang PSV
tvOnenews.com - Ole Romeny kembali menjadi sorotan setelah mencetak gol untuk Fortuna Sittard dalam pertandingan melawan PSV.
Penyerang Timnas Indonesia tersebut memanfaatkan kesalahan fatal bek PSV, Ryan Flamingo, yang kemudian berusaha menebus kesalahannya dengan mencetak gol balasan.
Pertandingan PSV kontra Fortuna Sittard berakhir dengan skor 2-2. Hasil tersebut membuat laga berlangsung penuh drama karena kedua tim sempat saling mengejar keunggulan.
- Instagram.com/@fortuna.sittard
Fortuna Sittard berhasil membuka skor lebih dahulu melalui Ole Romeny. Gol tersebut berawal dari kesalahan Ryan Flamingo dalam mengantisipasi bola panjang yang datang ke area pertahanan PSV.
Flamingo sebenarnya berniat menyelesaikan situasi tersebut dengan sundulan. Namun, antisipasinya tidak berjalan sesuai rencana. Bola justru jatuh ke kaki Romeny yang berada dalam posisi menguntungkan.
Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, Romeny langsung memanfaatkan kesalahan tersebut untuk membawa Fortuna Sittard unggul.
Gol itu sekaligus memperlihatkan ketajaman penyerang asal Indonesia dalam membaca kesalahan lawan.
- Instagram @fortuna.sittard
Setelah pertandingan, Flamingo mengakui bahwa dirinya melakukan kesalahan dalam momen tersebut.
Ia mengatakan sebenarnya ingin menyundul bola, tetapi situasi berkembang berbeda sehingga Romeny mampu mendapatkan peluang.
"Pada peluang pertama, ada bola panjang yang memantul. Saya ingin menyundulnya, tetapi kemudian bola jatuh di kaki Ole (Romeny) dan dia mencetak gol," ujar Flamingo seperti dikutip dari VoetbalPrimeur.
Bek PSV itu mengaku sempat kesal setelah kesalahannya berujung gol. Namun, ia berusaha segera melupakan kejadian tersebut karena pertandingan masih menyisakan banyak waktu.
PSV akhirnya mencetak gol penyama kedudukan melalui sundulan Flamingo setelah memanfaatkan situasi bola mati.
Gol tersebut menjadi bentuk penebusan bagi sang bek setelah sebelumnya memberikan peluang kepada Romeny.
Flamingo mengungkapkan bahwa mencetak gol balasan setelah melakukan kesalahan menjadi sesuatu yang penting baginya. Ia menyebut situasi seperti itu juga sering dilatih bersama tim.
Meski berhasil mencetak gol, Flamingo mengaku tidak bisa merayakannya secara berlebihan karena PSV belum berhasil membalikkan keadaan.
Pada akhirnya, kedua tim harus puas berbagi angka setelah pertandingan berakhir 2-2.
Bagi Romeny, gol tersebut menjadi catatan positif tersendiri. Penyerang Timnas Indonesia itu menunjukkan bahwa dirinya mampu memanfaatkan peluang ketika mendapat keuntungan dari kesalahan pemain lawan.
Pertandingan tersebut sekaligus memperlihatkan kontribusi Romeny bersama Fortuna Sittard.
Ketajamannya di lini depan membuat pemain lawan harus lebih berhati-hati, terutama ketika melakukan kesalahan di area pertahanan.
Sementara bagi PSV, hasil imbang tersebut menjadi pengingat bahwa kesalahan kecil di lini belakang dapat langsung dihukum. Terlebih, pemain seperti Romeny mampu bergerak cepat dan memaksimalkan peluang yang tersedia. (asl)