news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ajang MilkLife Soccer Challenge Garut 2026-2027.
Sumber :
  • Djarum Foundation

MilkLife Soccer Challenge Garut Jadi Panggung Lahirnya Bibit Timnas Indonesia, 1.516 Peserta Unjuk Kemampuan

Kompetisi sepak bola putri usia dini, MilkLife Soccer Challenge Garut Seri 1 2026-2027, menghadirkan persaingan menarik.
Minggu, 8 November 2026 - 21:36 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kompetisi sepak bola putri usia dini, MilkLife Soccer Challenge Garut Seri 1 2026-2027, menghadirkan persaingan menarik. Dalam ajang ini, SDN 1 Cinunuk dan SDN 1 Mekarmukti keluar sebagai juara.

Keduanya meraih gelar di kelompok usia berbeda pada seri perdana musim ini. Turnamen tersebut berlangsung pada 3-8 November di Lapangan Dalem Bintang RAA Adiwijaya dan Stadion Jayaraga.

Pada kelompok usia 10 tahun (KU 10), SDN 1 Cinunuk harus bekerja keras menghadapi SDN 2 Muarasanding. Mereka akhirnya memastikan gelar juara setelah menang tipis 1-0.

Alika Nayla Putri menjadi penentu kemenangan SDN 1 Cinunuk. Ia memanfaatkan ruang kosong di pertahanan lawan sebelum melepaskan penyelesaian akhir yang berbuah gol.

Pelatih SDN 1 Cinunuk, Yuga Nugraha Putra, mengakui persiapan timnya terbilang singkat. Para pemain hanya menjalani latihan intensif selama satu pekan sebelum turnamen.

Meski begitu, kerja sama dan semangat para pemain menjadi modal penting sepanjang kompetisi. Yuga pun bersyukur anak asuhnya mampu membawa pulang gelar juara.

Persaingan berbeda terlihat pada final kelompok usia 12 tahun (KU 12). SDN 1 Mekarmukti tampil dominan dan membekuk MIN 4 Garut dengan skor telak 13-0.

Kemenangan itu melengkapi catatan impresif SDN 1 Mekarmukti sepanjang turnamen. Mereka mencetak 124 gol tanpa sekali pun kebobolan hingga akhirnya berhasil mengangkat trofi.

Raisya Rena Alfiyani menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam pertandingan tersebut. Ia mencetak tujuh gol pada babak pertama dan menjadi pencetak gol terbanyak turnamen.

Naffisa Aqila Himawan turut berkontribusi dengan tiga gol pada paruh pertama. SDN 1 Mekarmukti pun menutup 20 menit pertama dengan keunggulan meyakinkan 10-0.

Dominasi mereka berlanjut setelah turun minum dengan tambahan tiga gol. Naura Anindya Lakeisha mencetak dua gol, sedangkan Berlinda Allina Syafitri turut menyumbang satu gol.

Raisya mengakhiri turnamen dengan koleksi 49 gol sekaligus meraih penghargaan pencetak gol terbanyak. Pemain berusia 11 tahun itu mengaku rutin berlatih demi membantu tim tampil maksimal.

Pelatih SDN 1 Mekarmukti, Irman Muhamad Asmara, menyebut timnya menjalani persiapan intensif selama beberapa bulan. Sejumlah pemain juga mengikuti pembinaan di I.KO.CI Football Training Camp.

Menurut Irman, kompetisi seperti ini penting untuk membuka jalan bagi pesepak bola putri usia dini. Ia berharap semakin banyak sekolah di Garut yang mengembangkan tim sepak bola putri.

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Ai Sadidah, turut mengapresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia berharap kompetisi ini dapat melahirkan talenta sepak bola putri dari Priangan Timur.

Turnamen perdana di Garut ini diikuti 1.516 peserta selama sepekan. Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation, Satia Chandra Wiguna, menilai antusiasme tersebut menjadi modal positif bagi pembinaan pemain muda.

Pada KU 10, SDN 1 Cinunuk keluar sebagai juara, disusul SDN 2 Muarasanding sebagai runner-up. Yasmin Nur Anisa menjadi pencetak gol terbanyak dengan sembilan gol, sementara Alika meraih gelar pemain terbaik.

Sementara itu, SDN 1 Mekarmukti menguasai KU 12 dengan MIN 4 Garut sebagai runner-up. Raisya menjadi pencetak gol terbanyak dengan 49 gol, sedangkan Naffisa terpilih sebagai pemain terbaik.

(sub)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:07
08:21
14:13
09:50
04:54
08:02

Viral