- Tangkapan Layar YouTube Justinus Lhaksana
Coach Justin Ujug-ujug Dicurigai Media Malaysia Ada Peran di Balik Hukuman FIFA ke FAM dan 7 Pemain Naturalisasi: Anda Tidak Perlu Jenius untuk...
Jakarta, tvOnenews.com - Media Malaysia bawa-bawa nama pengamat sepak bola asal Indonesia, Justinus Lhaksana alias Coach Justin pada saat Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi dihukum FIFA.
Keputusan FIFA menjatuhkan sanksi berat kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi terus menjadi bahan perbincangan hangat.
Sanksi ini bermula dari dugaan pemalsuan dokumen tujuh pemain yang sebelumnya membela Timnas Malaysia di berbagai ajang internasional. Mereka adalah Facundo Garces, Jon Irazabal, Hector Hevel, Joao Figueiredo, Imanol Machuca, Rodrigo Holgado, serta Gabriel Palmero.
FIFA menilai FAM telah melakukan pelanggaran serius terhadap regulasi disiplin. Lembaga sepak bola dunia itu menyebut FAM melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) yang secara tegas melarang manipulasi dokumen demi keuntungan kompetitif. Atas dasar itu, FAM dijatuhi hukuman berupa denda sebesar Rp7,3 miliar.
- Instagram resmi FAM
"FAM telah mengajukan pertanyaan kelayakan kepada FIFA, dan dalam melakukannya, ia menggunakan dokumentasi yang dimanipulasi agar dapat menurunkan para pemain di atas," bunyi pernyataan resmi FIFA.
Tak hanya federasi, para pemain yang terlibat dalam kasus ini juga mendapat konsekuensi besar. Ketujuh pemain naturalisasi tersebut dijatuhi hukuman denda masing-masing Rp41,8 juta. Lebih parah lagi, FIFA menjatuhkan larangan aktivitas sepak bola selama 12 bulan penuh, sehingga mereka dipastikan tidak bisa membela klub maupun timnas dalam periode tersebut.
Pemain-pemain tersebut sempat membela Timnas Malaysia saat bertemu Vietnam pada ajang Kualifikasi Piala Asia Arab Saudi pada 10 Juni 2025.
Komite Disiplin FIFA sudah secara resmi memberitahukan sanksi ini kepada pihak FAM dan para pemain. Kendati demikian, FIFA tetap memberikan ruang banding. FAM bersama tujuh pemainnya memiliki waktu selama 10 hari untuk mengajukan keberatan atas keputusan tersebut.
- YouTube/Trifellas
Sementara itu, media Malaysia, SBWTF menilai bahwa ada pengaruh dari pihak luar yang membuat FIFA menjatuhkan hukuman. Salah satunya Coach Justin.
"Dalam sebuah pernyataan, FIFA mengatakan hukuman dijatuhkan setelah mereka menerima SATU pengaduan menyusul kemenangan 4-0 negara tersebut atas Vietnam," tulis SBWTF.
"Beberapa hari setelah kemenangan tersebut, teman baik Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Justin Lhaksana, dengan yakin mengklaim bahwa Malaysia akan diskors oleh FIFA hingga 2027 karena mendaftarkan pemain warisan dengan dokumen palsu. Anda tidak perlu jenius untuk menebak siapa yang mengajukan pengaduan ke FIFA," sambungnya.
Erick Thohir Ikut Dituding
Media tersebut juga menyeret Ketua Umum PSSI, Erick Thohir yang ada di balik hukuman tersebut hanya karena dekat dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino.
"Dan dalam kasus Malaysia, hubungan dekat Erick Thohir dengan Infantino tampaknya membuahkan hasil," tulis SBWTF. (fan)