- instagram FAM Malaysia
Terbongkar! Polisi Malaysia Identifikasi Aktor Pemalsuan Dokumen 7 Pemain Naturalisasi
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi Malaysia mengidentifikasi dua individu yang diduga menjadi aktor utama di balik pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi, sebuah kasus yang kini menyeret sepak bola negara tersebut ke dalam skandal besar.
Kepolisian Kerajaan Malaysia (PDRM) mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah menyelidiki dua orang yang diyakini terlibat langsung dalam pemalsuan dokumen kewarganegaraan pemain-pemain naturalisasi tim nasional Malaysia.
Dilaporkan reporter Media Prima, Mohd Redzuan Abdul Manap, penyidik dari Bukit Aman menyatakan bahwa identitas kedua individu tersebut telah diketahui, namun proses verifikasi dan pelacakan keberadaan mereka masih terus dilakukan.
Informasi ini juga dibenarkan melalui unggahan di platform media sosial X yang menyebutkan bahwa penyelidikan difokuskan pada dugaan pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi di bawah naungan Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM).
“Polisi telah mengidentifikasi dua individu yang diduga terlibat langsung dalam pemalsuan dokumen untuk tujuh pemain naturalisasi. Kasus ini saat ini diselidiki oleh Bukit Aman,” demikian pernyataan yang dikutip.
Penyelidikan resmi diluncurkan setelah PDRM menerima total 45 laporan, termasuk satu laporan yang diajukan langsung oleh FAM.
Laporan-laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penipuan kewarganegaraan serta pemalsuan dokumen pribadi para pemain yang bersangkutan.
Pihak kepolisian menyebut kasus ini diselidiki berdasarkan Pasal 420 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Malaysia yang mengatur tentang penipuan dan pemalsuan dokumen.
Jika terbukti bersalah, para pelaku terancam hukuman penjara minimal satu tahun hingga maksimal 10 tahun, disertai denda serta hukuman cambuk sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sebelumnya, FAM telah lebih dulu mengajukan laporan polisi menyusul rekomendasi dari Komisi Penyelidikan Independen (Independent Investigation Committee/IIC).
Dalam laporan resminya, IIC menilai keterlibatan aparat penegak hukum diperlukan untuk mengungkap secara tuntas proses verifikasi dokumen para pemain keturunan Malaysia tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian luas publik, mengingat peran besar pemain naturalisasi dalam strategi penguatan tim nasional Malaysia dalam beberapa tahun terakhir. Skandal ini pun dinilai berpotensi berdampak serius terhadap citra sepak bola Malaysia di tingkat regional maupun internasional.