- VFF
Pemerintah Malaysia Tolak Bentuk Satgas Selidiki Pemain Naturalisasi Timnas Ilegal
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Malaysia menegaskan tidak akan membentuk satuan tugas atau komisi khusus untuk menyelidiki dugaan kewarganegaraan ilegal yang menyeret sejumlah pemain naturalisasi Timnas Malaysia.
Dalam sidang parlemen, Menteri Dalam Negeri Malaysia, Saifuddin Nasution Ismail, menyampaikan bahwa pembentukan Suruhanjaya Siasatan Diraja (RCI) sebagai satuan tugas untuk penyelidikan pemain naturalisasi ilegal tidak diperlukan saat ini. Pemerintah menilai proses hukum yang sedang berjalan sudah cukup untuk menangani polemik tersebut.
“Sehubungan itu, pihak kementerian berpandangan bahwa tidak perlu ada satuan tugas yang berkaitan dengan isu yang merebak saat ini. Kami memandang proses uundang-undang dan perencanaan oleh pihak berwenang masih berjalan," kata Saifudin dikutip dari laman Malaysia Kini, Selasa (24/2/2026).
Saifuddin menjelaskan bahwa dugaan pemalsuan dokumen kewarganegaraan pemain naturalisasi sudah dalam proses investigasi aparat berwenang. Penanganan kasus ini melibatkan kepolisian serta Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM).
Menurutnya, pemerintah tidak ingin tumpang tindih proses hukum yang tengah berjalan. Ia menegaskan bahwa mekanisme hukum yang ada harus dihormati hingga tuntas.
Di sisi lain, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) juga telah membentuk komite investigasi internal. Komite itu dipimpin oleh mantan Ketua Hakim Negara, Raus Sharif.
Namun, pada Desember lalu komite tersebut menyatakan keterbatasan kewenangan mereka. Mereka tidak memiliki kuasa untuk meminta dokumen atau memeriksa saksi, sehingga akhirnya merekomendasikan agar FAM membuat laporan polisi.
Kasus ini mencuat setelah badan sepak bola dunia, FIFA, melakukan investigasi mendalam terhadap status kewarganegaraan sejumlah pemain. Hasilnya cukup mengejutkan publik sepak bola Asia Tenggara.
FIFA dalam pernyataannya, mendapati tujuh naturalisasi, Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Manchuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel telah menjadi warga negara Malaysia dengan menggunakan dokumen palsu.
Badan induk bola sepak dunia itu mendapati akta kelahiran dari kakek atau nenek pemain tersebut dilahirkan di Malaysia adalah palsu, dengan ciri-ciri yang ckup jelas. FIFA pun mengeluarkan bukti bahwa tujuh pemain naturalisasi itu tak memiliki darah Malaysia.