- instagram Ole Romeny
Waduh, Ole Romeny Dicuekin di Oxford United: Nasib Ole Romeny di Tangan John Herdman pada FIFA Series 2026?
tvOnenews.com - Apakah Ole Romeny masih menjadi pilihan paling ideal bagi John Herdman untuk mengisi posisi ujung tombak Timnas Indonesia di FIFA Series 2026?
Pertanyaan ini mulai ramai diperbincangkan jelang turnamen yang akan segera digelar. Pasalnya, ajang FIFA Series 2026 bukan sekadar laga uji coba biasa, melainkan momentum penting bagi Herdman untuk memulai era barunya bersama skuad Garuda.
FIFA Series 2026 akan menjadi panggung debut Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia. Publik tentu menantikan arah permainan, pendekatan taktik, hingga pilihan pemain yang bakal ia turunkan.
Di tengah minimnya opsi striker murni yang benar-benar konsisten, nama Ole Romeny kembali mengemuka sebagai kandidat terdepan untuk memimpin lini serang Merah Putih.
Ole Romeny Masih Jadi Opsi Terdepan
Penyerang berusia 25 tahun itu diyakini tetap menjadi alternatif paling realistis untuk mengisi posisi nomor sembilan.
Pandangan tersebut juga disampaikan pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan atau Bung Ropan. Menurutnya, dalam situasi saat ini, Romeny masih menjadi pilihan utama meski bukan tipikal striker murni.
- instagram Ole Romeny
Secara karakter, Romeny lebih dikenal sebagai pemain dengan kecenderungan bermain di belakang penyerang atau beroperasi sebagai nomor 10.
Namun, keterbatasan stok penyerang membuatnya menjadi sosok paling siap pakai menjelang FIFA Series 2026.
Apalagi, laga terdekat Timnas Indonesia akan menghadapi St Kitts and Nevis, yang bisa menjadi ajang pembuktian awal John Herdman.
Bung Ropan menilai, terlepas dari menit bermain Romeny yang belum stabil di level klub, kontribusinya saat berseragam Garuda tetap tergolong menjanjikan.
Dalam konteks jangka pendek, Herdman dinilai tidak memiliki banyak opsi yang lebih matang dibanding Romeny untuk langsung masuk starting eleven.
Skema 3-4-3 dan Tantangan Debut Herdman
Dalam laga perdananya, Herdman diprediksi akan menggunakan formasi 3-4-3. Skema ini bukan hal asing bagi para pemain Timnas Indonesia karena sempat diterapkan di era sebelumnya.
Dengan pola tersebut, adaptasi taktik dinilai tidak akan terlalu rumit.