news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Timnas Iran terancam dicoret dari Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS

Skenario FIFA Jika Iran Undur Diri dari Piala Dunia 2026 usai Berkonflik dengan Amerika Serikat

Konflik AS dan Iran memicu ketidakpastian di Piala Dunia 2026. FIFA siapkan skenario pengganti jika Iran dicoret, dengan Irak atau UEA jadi kandidat kuat.
Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:55 WIB
Editor :

Dalam undian sementara, Iran tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Seluruh laga grup mereka dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat, sehingga persoalan diplomatik bisa berpengaruh langsung.

Hingga kini, belum ada keputusan resmi mengenai dampak konflik terhadap keikutsertaan Iran. Namun, regulasi FIFA telah mengatur prosedur jika suatu negara mengundurkan diri atau tidak diizinkan berpartisipasi.

Dikutip dari Sport Bible, FIFA dalam buku regulasinya menyebutkan bahwa tim yang batal tampil akan digantikan oleh tim lain. Biasanya, pengganti berasal dari peringkat kedua play-off kualifikasi atau tim non-kualifikasi dengan peringkat terbaik di konfederasi terkait.

Aturan tersebut juga menjelaskan, “Jika penggantian tidak praktis (waktu, visa, perjalanan), berikan slot grup tersebut kepada tim pengganti tetapi tetap pertahankan jadwal; atau dalam kasus luar biasa, sesuaikan pengaturan grup.”

Dalam konteks Asia, Uni Emirat Arab menjadi kandidat kuat untuk menggantikan Iran. Mereka merupakan tim non-lolos dengan peringkat tertinggi di kualifikasi dan memiliki catatan kompetitif sepanjang fase tersebut.

UEA sebelumnya kalah agregat 3-2 dari Irak pada babak play-off zona Asia. Irak sendiri melaju ke babak final antarbenua dan dijadwalkan menghadapi Bolivia atau Suriname.

Opsi lain yang mungkin dilakukan FIFA adalah memindahkan posisi Iran di Grup G kepada Irak. Sementara itu, UEA berpeluang kembali masuk jalur play-off antarbenua sebagai pengganti.

Situasi ini masih terus berkembang dan menjadi perhatian publik sepak bola dunia. Keputusan akhir FIFA diperkirakan akan mempertimbangkan aspek keamanan, politik, dan integritas kompetisi secara menyeluruh.

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:35
02:39
01:06
04:15
02:02
08:19

Viral