- AFC
Timnas Iran Angkat Bicara usai Donald Trump Tak Bisa Menjamin Keselamatan dan Kemanan di Piala Dunia 2026, Beri Pesan Heroik
Dalam pernyataannya, Trump menyebut bahwa Iran tetap dipersilakan untuk mengikuti Piala Dunia. Namun ia juga menyinggung faktor keselamatan sebagai hal yang perlu dipertimbangkan.
"Tim Nasional Sepak Bola Iran dipersilakan untuk mengikuti Piala Dunia, tetapi saya benar-benar tidak percaya bahwa kehadiran mereka di sana pantas, demi keselamatan dan keamanan hidup mereka sendiri," kata Trump.
"Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini! Presiden DONALD J. TRUMP."
Pernyataan Trump tersebut kemudian memicu respons dari pihak tim nasional Iran. Melalui akun Instagram resmi TeamMelli yang memiliki lebih dari 1,2 juta pengikut, mereka menyampaikan pernyataan yang menegaskan posisi Iran dalam ajang Piala Dunia.
Pernyataan itu juga dibagikan oleh pelatih kepala Iran, Amir Ghalenoei, melalui akun media sosialnya. Dalam unggahan tersebut, mereka menekankan bahwa Piala Dunia adalah turnamen internasional yang berada di bawah otoritas FIFA.
"Piala Dunia adalah ajang bersejarah dan internasional, dan badan pengaturnya adalah FIFA - bukan individu atau negara mana pun."
"Tim nasional Iran, dengan kekuatan dan serangkaian kemenangan penting yang diraih oleh putra-putra pemberani Iran, termasuk di antara tim-tim pertama yang lolos ke turnamen besar ini."
Selain itu, pernyataan tersebut juga menyinggung isu keamanan yang menjadi sorotan dalam polemik ini. Mereka menegaskan bahwa tidak ada pihak yang berhak mengeluarkan Iran dari turnamen tersebut.
"Tentu saja, tidak ada yang dapat mengecualikan tim nasional Iran dari Piala Dunia; satu-satunya negara yang dapat dikecualikan adalah negara yang hanya menyandang gelar 'tuan rumah' tetapi tidak memiliki kemampuan untuk menyediakan keamanan bagi tim-tim yang berpartisipasi dalam ajang global ini."
Dalam unggahan tersebut, akun resmi Piala Dunia FIFA serta Presiden FIFA Gianni Infantino turut ditandai. Hal ini menunjukkan bahwa Iran berharap badan sepak bola dunia tetap menjadi otoritas utama dalam menentukan keikutsertaan negara peserta. (fan)