- AFC
Nasib Iran di Piala Dunia 2026 Jadi Sorotan, AFC Tegaskan Tetap Bermain Meski Ada Peringatan Donald Trump
Jakarta, tvOnenews.com - AFC akhirnya turun tangan atas nasib Timnas Irak di Piala Dunia 2026. Sempat menyatakan mundur, AFC tetap menegaskan keikutsertaan Iran walau ada konflik Timur Tengah yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat.
Konflik Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel memang membuat masa depan Iran di Piala Dunia menjadi tanda tanya.
Sekretaris Jenderal AFC Windsor John mengatakan keputusan terkait keikutsertaan Iran sepenuhnya berada di tangan federasi sepak bola negara tersebut. Ia menegaskan bahwa Iran sejauh ini masih menyatakan komitmen untuk berpartisipasi di Piala Dunia.
“Ini adalah situasi yang sangat emosional. Banyak orang mengatakan berbagai hal, tetapi pada akhirnya federasi yang harus memutuskan apakah mereka akan bermain atau tidak,” ujar Windsor John dikutip dari laman Mirror, Selasa (17/3/2026).
Ia menambahkan bahwa hingga saat ini Iran masih menyatakan kesiapan untuk mengikuti turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
“Per hari ini (Senin), federasi mereka mengatakan kepada kami bahwa mereka akan pergi ke Piala Dunia. Mereka adalah anggota kami dan kami ingin mereka bermain. Mereka sudah lolos kualifikasi, jadi kami berharap mereka bisa menyelesaikan masalah yang ada dan tetap berpartisipasi,” lanjutnya.
Hal ini pun mematahkan peringatan yang dikelurkan Presiden Amerika Serikt Donald Trump dengan komentarnya yang menimbulkan kontroversi terkait kemungkinan Iran tampil di Piala Dunia 2026.
Dalam pernyataannya di media sosial Truth Social, Trump menyatakan bahwa tim nasional Iran sebenarnya tetap disambut di turnamen tersebut, namun ia meragukan keamanan mereka.
“Tim nasional sepak bola Iran dipersilakan datang ke Piala Dunia. Tetapi saya benar-benar tidak percaya itu tepat bagi mereka untuk berada di sana, demi keselamatan mereka sendiri,” tulis Donald Trump.
Sebelumnya, Presiden FIFA, Gianni Infantino, juga telah menegaskan bahwa Iran tetap diterima untuk tampil di Piala Dunia. Namun situasi menjadi semakin rumit setelah Menteri Pemuda dan Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, sempat menyatakan negaranya mungkin tidak bisa berangkat ke Amerika Utara akibat kondisi politik dan keamanan.