- Instagram/isr.fa
Daftar Sanksi yang Diberikan FIFA kepada Israel usai Dilaporkan Palestina: Teguran Keras hingga Denda
Jakarta, tvOnenews.com - FIFA resmi menjatuhkan tiga jenis sanksi kepada Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA). Hukuman ini menjadi buntut dari laporan yang diajukan Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) dalam Kongres FIFA ke-74, berikut daftarnya.
Kasus ini bermula dari laporan resmi yang disampaikan Palestina dalam forum kongres. Aduan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh FIFA melalui proses pemeriksaan internal.
Dalam laporan itu, Palestina menuding adanya praktik diskriminatif yang dilakukan oleh pihak Israel. Tuduhan tersebut menjadi dasar bagi FIFA untuk melakukan investigasi lebih lanjut.
Keterangan resmi FIFA pada Jumat (20/3/2026) dini hari, Federasi Sepak Bola Dunia itu telah mengungkapkan hasil pemeriksaan terhadap kasus tersebut. Dalam prosesnya, Komisi Disiplin FIFA menilai ada pelanggaran yang dilakukan oleh Israel.
Komisi tersebut menyimpulkan bahwa Israel tidak memenuhi kewajiban sebagai anggota FIFA. Pelanggaran itu berkaitan dengan aspek perilaku dan prinsip dasar organisasi.
Selanjutnya Komite Disiplin FIFA menjatuhkan tiga jenis sanksi kepada Israel setelah terbukti melanggar Pasal 13 (Perilaku ofensif dan pelanggaran prinsip fair play) dan 15 (Diskriminasi dan pelecehan rasis) pada Aturan Disiplin FIFA (FDC).
Sanksi pertama adalah kewajiban pihak Israel membayar denda sebesar 150.000 franc Swiss. Sanksi kedua berupa peringatan, sedangkan yang ketiga berupa kewajiban melaksanakan rencana pencegahan sesuai arahan Komisi Disiplin FIFA.
"IFA (Israel) diperintahkan untuk membayar denda sebesar 150 ribu franc alias Rp3,2 miliar dengan ketentuan pada poin C," tulis FIFA dalam rilis resmi.
"IFA juga diberikan peringatan terkait perilaku mereka," lanjutnya.
Denda yang dijatuhkan menunjukkan bobot pelanggaran yang dinilai cukup serius. Selain itu, peringatan juga diberikan sebagai bentuk teguran resmi.
Untuk sanksi ketiga, FIFA mengharuskan pihak Israel menampilkan spanduk besar dan terlihat jelas yang bertuliskan “Football Unites the World – No to Discrimination”di samping logo Asosiasi Sepak Bola Israel dalam tiga pertandingan FIFA tingkat A di kandang.
Langkah tersebut bertujuan untuk menyampaikan pesan anti-diskriminasi secara langsung kepada publik. FIFA ingin memastikan kampanye tersebut terlihat luas di pertandingan resmi.
"Asosiasi Sepak Bola Israel diperitahkan utnuk menampilkan banner yang terlihat jelas dengan kalimat 'Football Unites the World - No to Discrimination' bersamaan dengan logo Asosiasi Sepak Bola Israel," tulis FIFA.
Selain itu, dalam waktu enam puluh hari sejak putusan ini, pihak Israel harus menginvestasikan sepertiga denda yang harus dibayarkan sesuai di atas untuk pelaksanaan rencana komprehensif guna memastikan tindakan terhadap diskriminasi dan mencegah insiden itu berulang.
Program tersebut nantinya harus mendapat persetujuan FIFA sebelum dijalankan. Fokusnya mencakup reformasi kebijakan, penguatan protokol, pemantauan, hingga edukasi di stadion dan kanal resmi selama satu musim.
Sisa denda harus dibayarkan dalam waktu 30 hari sejak pemberitahuan putusan ini. Meski demikian, Israel masih diberi kesempatan mengajukan banding ke Komisi Banding FIFA atas keputusan tersebut.
"Dalam 60 hari terhitung keputusan saat ini, Israel diminta untuk mengalokasikan sepertiga dari denda yang disebut di poin A untuk pelaksanaan rencana yang komprehensif untuk tindakan pencegahan terhadap diskriminasi dan pencegahan pengulangan insiden," tulis FIFA.
(igp/rda)