news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Media Belanda Tak Habis Pikir Soal Kasus Dean James, KNVB Akhirnya Buka Suara soal Nasib Bek Timnas Indonesia itu.
Sumber :
  • instagram Dean James

Media Belanda Tak Habis Pikir Soal Kasus Dean James, KNVB Akhirnya Buka Suara soal Nasib Bek Timnas Indonesia itu

Respons KNVB terhadap aduan yang diajukan NAC Breda menjadi titik krusial dalam polemik status Dean James. Masa depan Dean James di kompetisi liga Belanda
Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:21 WIB
Reporter:
Editor :

Padahal, saat menandatangani kontrak dengan Go Ahead Eagles, setelah kepindahannya dari FC Volendam, Dean James masih berstatus sebagai warga negara Belanda. 

Hal ini menjadi salah satu aspek yang kini dikaji oleh KNVB dalam menentukan keputusan akhir.

Regulasi Non-EU Jadi Faktor Penentu

Dalam sistem kompetisi Belanda, pemain non-Uni Eropa diwajibkan memiliki izin kerja khusus untuk bisa bermain. 

Aturan ini menjadi krusial dalam kasus Dean James karena status barunya sebagai WNI membuatnya masuk kategori non-EU.

KNVB mengakui bahwa persoalan ini tidak sederhana dan melibatkan banyak aspek hukum serta administratif. Dalam pernyataan lanjutannya, mereka menegaskan:

"Kasus ini tentu akan dipelajari dengan cermat. Ini merupakan persoalan yang kompleks dengan berbagai dimensi, sehingga memerlukan waktu."

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa keputusan tidak akan diambil secara tergesa-gesa. KNVB perlu mempertimbangkan berbagai faktor, mulai dari waktu perubahan kewarganegaraan, isi kontrak, hingga kepatuhan klub terhadap regulasi tenaga kerja.

Hingga kini, keputusan KNVB masih dinantikan oleh semua pihak. Hasilnya tidak hanya akan menentukan nasib pertandingan antara NAC Breda dan Go Ahead Eagles, tetapi juga berpotensi memengaruhi karier Dean James di Eropa. 

Lebih jauh lagi, kasus ini bisa menjadi acuan penting bagi pemain naturalisasi lainnya yang berkarier di liga-liga Eropa. (udn)
 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:50
11:46
13:17
04:14
05:49
11:46

Viral