NAC Breda dipastikan tak bisa mendapatkan tuntutannya berupa pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles yang memainkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James.Â
Hakim memutuskan untuk menolak tuntutan NAC Breda untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James yang disebut ilegal karena tak memiliki izin kerja setelah dinaturalisasi Timnas Indonesia pada Maret 2025 lalu.Â
Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) telah memberikan reaksi atas putusan pengadilan terhadap gugatan NAC Breda. Kekisruhan di Liga Belanda terkait skandal paspor kini bisa dinyatakan berakhir.
Seakan sudah jatuh lalu tertimpa tangga, NAC Breda resmi kena hukuman dari Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB). Mereka kini menunggu didegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda, Eredivisie.
Klub NAC Breda secara resmi dinyatakan kalah dalam proses persidangan singkat di pengadilan Utrecht terkait kasus paspor bek Timnas Indonesia Dean James Senin -
NAC Breda akhirnya merespons hasil sidang gugatan di mana menuntut KNVB untuk pertandingan ulang atau menang WO atas Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James.Â
Isu paspor dan status kewarganegaraan para pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang merumput di Eredivisie diprediksi bakal memicu efek domino yang panjang...
Gugatan yang diajukan NAC Breda bukan hanya soal satu pertandingan yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James, tetapi berpotensi mengguncang seluruh kompetisi hingga ancaman pembatalan musim Eredivisie.
Media ternama Inggris ikut bereaksi terhadap kehebohan yang terjadi di Liga Belanda. Para pemain Timnas Indonesia terdampak karena laporan dari NAC Breda.
Ada tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 hingga isu naturalisasi.
Masalah paspor bermula ketika NAC Breda menuding Dean James sebagai pemain ilegal dalam pertandingan melawan Go Ahead Eagles. Meski sudah diputuskan hasilnya ternyata
Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah,