- Reuters
Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat
"Akan sangat ketat," katanya, dilansir Minggu (22/3/2026).
Sebuah laporan intelijen Desember 2025 dari New Jersey yang meneliti potensi ancaman terhadap pertandingan di negara bagian tersebut menyoroti serangan domestik baru-baru ini, rencana teror yang digagalkan, dan proliferasi propaganda ekstremis.
Laporan tersebut juga mencatat kemungkinan pertemuan spontan yang terkait dengan ketegangan antar negara.
Pendanaan Tertunda
Partai Demokrat menyalahkan Menteri Keamanan Dalam Negeri AS yang akan segera mengakhiri masa jabatannya, Kristi Noem, karena menunda pencairan dana tersebut.
Di bawah kepemimpinan Noem, DHS juga menahan ratusan juta dolar dana keamanan dalam negeri tahun lalu dari selusin negara bagian yang dipimpin Partai Demokrat dan Washington, DC, sambil mendesak mereka untuk meningkatkan penegakan hukum imigrasi.
Menanggapi permintaan komentar, juru bicara Gedung Putih Davis Ingle menyalahkan Partai Demokrat atas keterlambatan pendanaan tersebut, dengan alasan adanya perbedaan pendapat mengenai taktik penegakan hukum imigrasi.
"Presiden fokus untuk menjadikan ini Piala Dunia terbaik sepanjang masa sekaligus memastikan bahwa ini adalah Piala Dunia teraman dan paling terjamin dalam sejarah," kata Ingle dalam sebuah pernyataan. "Partai Demokrat harus berhenti bermain-main," kata dia.
- instagram Gianni Infantino
Tindakan keras Trump terhadap imigrasi telah menyelimuti acara tersebut dengan suasana suram dan menimbulkan kekhawatiran tentang kehadiran petugas Imigrasi dan Bea Cukai AS. Sejak Trump menjabat pada Januari 2025, agen imigrasi bertopeng telah menangkap tersangka pelanggar imigrasi di berbagai kota di AS dan menahan beberapa turis di bandara.
Hal itu bertepatan dengan penurunan jumlah pengunjung internasional secara keseluruhan di era Trump, menurut data Departemen Perdagangan AS. Namun, tanda-tanda awal menunjukkan masih ada minat yang kuat untuk pemesanan penerbangan dan penjualan tiket untuk turnamen tersebut.
Dalam laporan intelijen mingguan FIFA tertanggal 28 Januari, para analis memperingatkan bahwa aktivisme anti-ICE di kota-kota AS sebagai tanggapan terhadap penegakan hukum imigrasi dapat menurunkan hambatan "terhadap tindakan permusuhan oleh pelaku tunggal atau elemen ekstremis."