- REUTERS/Amel Emric
Respons Berkelas Edin Dzeko usai Bosnia Diremehkan Timnas Italia Jelang Final Playoff Piala Dunia 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Kapten tim nasional Bosnia dan Herzegovina, Edin Dzeko, meminta para suporter untuk memberi penghormatan kepada Timnas Italia. Hal ini disampaikan setelah Federico Dimarco dan Guglielmo Vicario disinyalir meremehkan Bosnia.
Gli Azzurri bertandang ke Stadion Bilino Polje, Zenica, pada Rabu (1/4/2026) dini hari nanti WIB. Mereka terpaut satu laga lagi untuk lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2014.
Italia telah melewatkan dua edisi terakhir Piala Dunia, sesuatu yang disayangkan karena mereka adalah salah satu tim dengan sejarah terpanjang di turnamen itu. Namun, Bosnia juga telah melewatkan dua Piala Dunia terakhir.
Keduanya sama-sama bertekad untuk kembali ke putaran final. Namun, tak ditampik, bahwa Italia merupakan unggulan di laga ini.
Walau begitu, kegagalan lolos ke putaran final seakan masih menghantui. Federico Dimarco dan Guglielmo Vicario menjadi sorotan publik setelah reaksinya terhadap hasil pertandingan Bosnia melawan Wales.
Di atas kertas, Wales terbilang tim yang lebih kuat. Namun, mereka kalah dari Bosnia lewat adu penalti di Cardiff.
Dimarco dan Vicario menyaksikan duel itu secara bersama dan merayakan kemenangan Bosnia. Hal tersebut dianggap sebagai tindakan yang meremehkan.
Sang bek kiri, Dimarco, sudah buka suara dan mengatakan bahwa dirinya tidak meremehkan Bosnia. Sebab, dia memiliki teman di sana, Edin Dzeko, yang notabenenya adalah mantan rekan setimnya di Inter Milan.
Terlepas dari tindakan tidak mengenakkan dari mantan rekan setimnya, Dzeko meminta para suporter Bosnia bersikap berkelas. Dia berharap agar para fans tetap menghormati lagu kebangsaan Italia saat pertandingan bergulir.
“Semua orang harus berdiri dan bertepuk tangan saat lagu kebangsaan Italia mulai dimainkan. Italia datang untuk memainkan pertandingan persahabatan setelah perang Bosnia pada tahun 1996. Untuk ini, kami selalu berterima kasih,” kata Dzeko dalam konferensi pers jelang duel, seperti dilansir dari Football-Italia.
“Kemudian dalam 90 menit, akan terjadi pertempuran. Setelah itu, kita akan tetap berteman, seperti sebelumnya. Apa pun yang terjadi, terjadilah,” tambahnya.
Sebelumnya, Bosnia kena sanksi dari UEFA akibat sikap diskriminatif terhadap lagu kebangsaan Rumania pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang digelar November tahun lalu. Hal ini membuat kapasitas stadion dalam duel melawan Italia harus dikurangi sebanyak 20 persen. (rda)