news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Timnas Italia dikalahkan Bosnia.
Sumber :
  • REUTERS/Matteo Ciambelli

Mantan Direktur Juventus Ungkit Calciopoli sebagai Penyebab Kegagalan Timnas Italia ke Piala Dunia

Mantan direktur Juventus, Luciano Moggi, mengungkit Calciopoli tentang penyebab Timnas Italia gagal ke Piala Dunia 2026. Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, juga dinilai perlu mundur dari jabatannya.
Kamis, 2 April 2026 - 15:32 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan direktur Juventus, Luciano Moggi, mengungkit Calciopoli tentang penyebab Timnas Italia gagal ke Piala Dunia 2026. Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, juga dinilai perlu mundur dari jabatannya.

Italia kandas dengan skor 1-4 lewat adu penalti melawan Bosnia dan Herzegovina. Duel berakhir dengan skor imbang 1-1 setelah gol Moise Kean dibalas Haris Tabakovic, dan kartu merah.

Alessandro Bastoni menyulitkan tim asuhan Gennaro Gattuso.]Banyak yang mendesak Gabriele Gravina untuk mundur sebagai Presiden FIGC. Gattuso juga didesak untuk mengundurkan diri.

Skuad Gli Azzurri gagal lolos ke putaran final Piala Dunia untuk tiga edisi beruntun. Partisipasi terakhir mereka adalah pada 2014 silam.

Namun, menurut mantan direktur olahraga Juventus dan Napoli, Luciano Moggi, kemunduran Italia telah dimulai pada 2006. Kasus Calciopoli yang menyeret namanya merupakan salah satu penyebabnya.

“Ingatlah bahwa hasil baik terakhir adalah pada 2006, ketika kami memenangkan Piala Dunia dengan struktur kepemimpinan yang kuat,” katanya kepada Radio Tutto Napoli, dikutip Tuttomercatoweb.

“Dari sudut pandang tersebut, dengan terbitnya Calciopoli, sepak bola Italia sudah selesai,” tambah Moggi.

Moggi juga sepakat bahwa Gravina perlu mengundurkan diri sebagai Presiden FIGC. Sebab, dia dinilai tidak mampu melaksanakan tugasnya.

“Tim nasional adalah cerminan dari sistem, jika kita telah tersingkir tiga kali, itu berarti ada sesuatu yang mendasar yang rusak di dasarnya. Ikan membusuk dari kepala, dan karena itu Gabriele Gravina harus mundur. Dia tidak beruntung dan tidak mampu menjalankan tugasnya,” tambahnya.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Andrea Abodi, telah mendesak Gravina mundur juga. Moggi pun mendukung Abodi untuk mengintervensi.

“Kita perlu memulai dari nol, pembersihan total. Menteri Abodi harus turun tangan secara serius. Cukup bicara: yang dibutuhkan adalah revolusi nyata,” tambahnya. (rda)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
01:15
01:16
01:29
10:52
04:13

Viral