news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden FIFA Gianni Infantino.
Sumber :
  • FIFA

Gianni Infantino Kembali Nyalon Presiden FIFA, Targetkan Hat-trick Kepemimpinan

Presiden FIFA, Gianni Infantino, resmi menyatakan akan mengikuti pemilihan presiden periode berikutnya.
Jumat, 1 Mei 2026 - 16:09 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden FIFA, Gianni Infantino, kembali menjadi sorotan publik sepak bola dunia. Ia secara resmi menyatakan kesiapan untuk maju dalam pemilihan presiden berikutnya.

‎Langkah tersebut sekaligus menandai ambisinya untuk melanjutkan kepemimpinan hingga periode ketiga. Infantino ingin tetap berada di pucuk pimpinan badan sepak bola tertinggi dunia itu.

‎Kepastian ini disampaikan melalui pernyataan resmi FIFA pada Jumat (1/5). Dalam keterangan tersebut, Infantino dipastikan akan menjadi salah satu kandidat dalam pemilihan Presiden FIFA periode 2027-2031.

‎Pria berkebangsaan Swiss keturunan Italia itu disebut telah menyampaikan niatnya secara terbuka. Ia pun siap kembali bersaing dalam proses pemilihan yang akan datang.

‎"Presiden FIFA [Gianni Infantino] menyatakan niatnya untuk tetap ikut dalam pemilihan tahun depan yang digelar dalam Kongres ke-77 FIFA di Rabat, Maroko pada 18 Maret 2027," tulis pernyataan resmi FIFA.

‎Berdasarkan aturan yang tertuang dalam statuta FIFA, seorang presiden diperbolehkan menjabat hingga tiga periode. Setiap periode memiliki durasi empat tahun.

‎Saat ini, Infantino tengah menjalani masa jabatan keduanya. Hal itu membuka peluang baginya untuk kembali mencalonkan diri dalam satu periode tambahan.

‎Infantino pertama kali terpilih sebagai Presiden FIFA pada 2016. Saat itu, pemilihannya berlangsung dalam Kongres Luar Biasa FIFA pada Februari 2016 di tengah bayang-bayang skandal korupsi yang melanda organisasi tersebut.

‎Menariknya, setelah tiga tahun menjabat, Infantino baru mencalonkan diri untuk periode yang secara resmi dihitung sebagai ‘periode pertama’. Hal itu terjadi dalam pemilihan Presiden FIFA untuk masa jabatan 2019-2023.

‎Selanjutnya, Infantino kembali terpilih untuk periode kedua pada 2023 hingga 2027. Kepercayaan dari para anggota menjadi modal penting dalam kelanjutan kepemimpinannya.

‎Dengan dukungan luas dari 211 Asosiasi Anggota FIFA, Infantino menunjukkan optimisme tinggi. Ia percaya diri dapat kembali memenangkan pemilihan untuk ketiga kalinya.

‎"Seperti yang anda dengar, periode pemilihan presiden FIFA sudah dimulai hari ini. Saya bangga dan secara rendah hati kepada 211 Asosiasi Anggota untuk mengonfirmasi diri saya sebagai kandidat pemilihan presiden FIFA tahun depan," kata Infantino dikutip dari ESPN, Jumat (1/5/2026). 

‎Selama menjabat, Infantino dikenal membuat sejumlah keputusan besar yang berdampak luas. Salah satunya adalah perubahan format Piala Dunia.

‎Jumlah peserta Piala Dunia yang sebelumnya 32 tim resmi ditambah menjadi 48 tim. Kebijakan ini dinilai membuka peluang lebih besar bagi negara-negara berkembang untuk tampil di ajang tersebut.

‎Selain itu, Infantino juga memperkenalkan format baru untuk Piala Dunia Antarklub. Turnamen tersebut kini melibatkan 32 klub elite dari berbagai konfederasi.

‎Di sektor finansial, Infantino juga menunjukkan komitmen besar terhadap pengembangan sepak bola global. Ia menggelontorkan anggaran jumbo dalam siklus empat tahun.

‎Total dana yang disiapkan mencapai US$14 miliar atau lebih dari Rp220 triliun untuk periode 2022-2026. Anggaran ini digunakan untuk mendukung peserta Piala Dunia serta program pengembangan sepak bola di berbagai negara. ‎(igp/fan) 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:51
01:23
13:50
04:01
07:18
06:09

Viral