Media Malaysia Heran Tiba-tiba Timnas Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah Turnamen Baru FIFA di ASEAN
- PSSI
tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari kawasan Asia Tenggara setelah Timnas Indonesia resmi terpilih sebagai tuan rumah turnamen baru bertajuk FIFA ASEAN Cup 2026.
Sorotan tajam justru datang dari media Malaysia, Makan Bola, yang mengaku heran dengan penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah Divisi 1 di edisi perdana turnamen tersebut.
Dalam laporannya, Makan Bola menyebut bahwa keputusan ini muncul bersamaan dengan pembahasan dalam Kongres FIFA ke-76, di mana struktur awal kompetisi juga mulai diungkap.
- PSSI
"Indonesia dilaporkan terpilih sebagai tuan rumah untuk Piala ASEAN Divisi 1 FIFA perdana kemarin," tulis media Malaysia, Makan Bola, dalam laporannya.
Turnamen ini akan menggunakan format baru dengan sistem dua divisi, yang dirancang untuk meningkatkan daya saing antarnegara di Asia Tenggara.
Indonesia disebut langsung dipercaya menjadi pusat pelaksanaan untuk Divisi 1, sementara Hong Kong dikabarkan akan menangani Divisi 2.
- X @timnasindonesia
Penunjukan Hong Kong sebagai tuan rumah Divisi 2 bahkan memunculkan pertanyaan dari media Malaysia. Mereka menyoroti kemungkinan adanya tim undangan dari luar kawasan Asia Tenggara.
"Dalam perkembangan yang sama, Hong Kong juga akan bertindak sebagai tuan rumah kompetisi Divisi 2, sehingga menimbulkan pertanyaan apakah negara Asia Timur ini akan menjadi salah satu tim undangan?" tulis laporan itu,
Tak hanya itu, Australia juga disebut-sebut berpotensi ikut ambil bagian dalam turnamen tersebut, menambah daya tarik sekaligus meningkatkan level kompetisi.
Meski begitu, hingga kini belum ada pengumuman resmi terkait detail lengkap turnamen.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, dijadwalkan akan memberikan konfirmasi lebih lanjut dalam waktu dekat.
- FIFA
Turnamen ini direncanakan berlangsung pada September 2026 dan akan menjadi edisi pertama dengan konsep baru yang lebih terstruktur.
Jika penunjukan ini benar, Indonesia akan memegang peran penting dalam sejarah baru sepak bola Asia Tenggara.
Kepercayaan tersebut juga bisa menjadi momentum untuk menunjukkan kesiapan infrastruktur dan kualitas penyelenggaraan di level internasional.
Kini, perhatian publik tertuju pada pengumuman resmi FIFA.
Load more