news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni.
Sumber :
  • PSSI

Gaji Pelatih Argentina Kalah Jauh! Ini Deretan Juru Taktik Paling Tajir di Piala Dunia 2026, Ada yang Dibayar Rp200 Miliar Lebih

Piala Dunia 2026 bukan cuma jadi panggung adu bakat para pemain bintang, tapi juga ajang unjuk gengsi para pelatih kelas dunia. Demi ambisi mengangkat trofi emas, sejumlah negara rela merogoh kocek sangat dalam untuk membayar gaji para juru taktik mereka.
Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:36 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.comPiala Dunia 2026 bukan cuma jadi panggung adu bakat para pemain bintang, tapi juga ajang unjuk gengsi para pelatih kelas dunia.

Demi ambisi mengangkat trofi emas, sejumlah negara rela merogoh kocek sangat dalam untuk membayar gaji para juru taktik mereka.

Siapa saja pelatih dengan bayaran paling selangit di turnamen kali ini? Mari kita bedah daftarnya:

1. Carlo Ancelotti (Brasil) – Rp203 miliar per tahun

Brasil menjadi negara yang paling berani "bakar uang". Demi mengakhiri puasa gelar juara dunia, Selecao sukses mendaratkan Carlo Ancelotti dengan kontrak fantastis mencapai US$11,3 juta (sekitar Rp203 miliar) per tahun. Angka ini resmi menjadikan pelatih asal Italia tersebut sebagai juru taktik termahal di Piala Dunia 2026.

2. Julian Nagelsmann (Jerman) – Rp141 miliar per tahun

Di posisi kedua ada pelatih muda jenius asal Jerman, Julian Nagelsmann. Arsitek taktik berusia 38 tahun ini mengantongi bayaran US$7,9 juta (Rp141 miliar) per tahun.

Tugasnya berat: mengembalikan mental juara Der Panzer yang sempat loyo di beberapa turnamen besar terakhir.

3. Mauricio Pochettino (Amerika Serikat) – Rp122 miliar per tahun

Sebagai salah satu tuan rumah, Amerika Serikat tidak mau sekadar jadi penggembira. Mereka berinvestasi besar dengan mendatangkan Mauricio Pochettino.

Mantan pelatih PSG dan Chelsea ini dibayar US$6,8 juta (Rp122 miliar) per tahun untuk menyulap performa tim Negeri Paman Sam.

4. Thomas Tuchel (Inggris) – Rp117 miliar per tahun

Inggris tampaknya sudah sangat haus gelar sejak 1966. Demi menuntaskan misi "Football is Coming Home", mereka mengontrak Thomas Tuchel dengan gaji US$6,5 juta (Rp117 miliar) per tahun.

5. Roberto Martinez (Portugal) dan Fabio Cannavaro (Uzbekistan) – Rp81 miliar per tahun

Dua negara ini juga tidak main-main dalam membangun kekuatan. Roberto Martinez (Portugal) dan legenda Italia, Fabio Cannavaro (Uzbekistan), kompak menerima gaji sebesar US$4,5 juta (Rp81 miIiar) per tahun.

Nasib Kontras Lionel Scaloni

Menariknya, angka-angka fantastis di atas justru membuat pelatih tim juara dunia bertahan, Lionel Scaloni, terlihat "merakyat". Meski sukses membawa Argentina mengangkat trofi Piala Dunia 2022 di Qatar, gaji Scaloni saat ini "hanya" berkisar di angka US$2,6 juta (Rp47 miliar) per tahun.

Jumlah ini bahkan kalah jauh dari pendapatan Fabio Cannavaro di Uzbekistan. Besarnya nilai kontrak para pelatih ini membuktikan bahwa di sepak bola modern, racikan strategi pelatih top dihargai sangat mahal. Namun, ingat, gaji besar juga datang dengan tekanan yang sama besarnya.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:03
01:30
01:38
04:38
05:50
03:19

Viral