- Reuters
Piala Dunia 2026: Drone Misterius Mata-matai Latihan Korea Selatan
Jakarta, tvOnenews.com - Korea Selatan terpaksa merasakan kejadian tidak menyenangkan dalam gelaran Piala Dunia 2026. Drone misterius hampir memata-matai latihan tim Negeri Ginseng tersebut.
Korea Selatan menggelar latihan tertutup dalam persiapan laga pekan kedua Grup A Piala Dunia 2026 melawan Meksiko di Chivas Verde Valle, Zapopan pada Rabu (17/6/2026).
Sesi latihan tertutup yang dipimpin Hong Myung-bo nyaris menjadi sasaran mata-mata setelah sebuah drone tak dikenal muncul di atas lapangan latihan.
Ketegangan memang terjadi antara Korea Selatan dan tuan rumah Meksiko yang sama-sama mencatatkan kemenangan di laga perdana. Hal ini membuat siapa pun yang menang di pertandingan yang akan berlangsung di Staadion Guadalajara, Jumat (19/6/2026) pagi WIB akan memimpin klasemen Grup A.
Berbeda dari hari-hari sebelumnya yang masih membuka 15 menit awal latihan untuk media, kali ini seluruh sesi dilakukan secara tertutup demi menjaga kerahasiaan taktik dari Son Heung-min cs.
Namun situasi mendadak berubah ketika sebuah drone misterius terlihat terbang di atas area latihan saat para pemain baru memasuki sesi pemanasan.
Petugas keamanan tim Korea Selatan bergerak cepat dan langsung melaporkan keberadaan drone tersebut kepada personel militer Meksiko yang bertugas di base camp. Tak lama berselang, unit anti-drone milik militer Meksiko menembakkan sinyal pengacau dan berhasil menjatuhkan perangkat tersebut.
Setelah drone jatuh, petugas keamanan Korea Selatan, polisi setempat, serta personel militer Meksiko segera menuju lokasi pendaratan untuk mengamankan barang bukti. Namun, dua pria asing yang diduga sebagai operator drone bergerak lebih cepat dan membawa kabur perangkat tersebut.
Pihak Timnas Korea Selatan mengaku belum mengetahui identitas maupun kewarganegaraan kedua pria tersebut.
"Belum dapat dipastikan apakah dua orang tersebut berniat memantau kekuatan tim kami, merupakan media asing, atau hanya masyarakat biasa. Identitas dan kewarganegaraan mereka juga masih belum diketahui," ujar perwakilan Timnas Korea Selatan, dikutip Rabu (17/6/2026).
Federasi sepak bola Korea Selatan kemudian meminta kepolisian Meksiko untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kasus tersebut juga telah dilaporkan kepada FIFA.
Beruntung, insiden itu terjadi ketika para pemain masih menjalani pemanasan sehingga tidak ada strategi atau skema permainan yang bocor.
"Insiden terjadi saat sesi pemanasan, bukan ketika latihan taktik berlangsung. Karena itu tidak ada kebocoran strategi tim," jelas sumber dari kubu Korea Selatan.
Media Meksiko, Record, turut menyoroti kejadian tersebut. Mereka menyebut Korea Selatan hampir saja menjadi korban pengintaian menjelang pertandingan penting melawan tuan rumah.
"Tim nasional Korea mengalami insiden keamanan tak terduga ketika sebuah drone tanpa izin terdeteksi terbang di atas lokasi latihan tertutup mereka," tulis Record.