- RONALDO SCHEMIDT / AFP
4 Catatan Buruk Cristiano Ronaldo Saat Portugal Ditahan Kongo di Piala Dunia 2026, Nomor 2 Paling Disorot
tvOnenews.com - Portugal gagal memulai langkahnya di Piala Dunia 2026 dengan hasil maksimal setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo pada laga perdana Grup K.
Di tengah sorotan terhadap permainan Portugal, nama Cristiano Ronaldo menjadi salah satu yang paling banyak dibicarakan.
Kapten tim berjuluk Selecao itu gagal menunjukkan ketajamannya dan justru mencatat sejumlah statistik yang tidak biasa sepanjang pertandingan.
Berikut empat catatan negatif yang membayangi Cristiano Ronaldo usai Portugal gagal mengamankan kemenangan atas Kongo.
- REUTERS/Phil Noble
1. Paceklik Gol Ronaldo Bertambah Menjadi 10 Laga Beruntun
Laga melawan Kongo menjadi pertandingan kesepuluh secara beruntun yang dijalani Ronaldo tanpa mencetak gol untuk Timnas Portugal.
Situasi tersebut tentu menjadi perhatian besar mengingat Ronaldo selama ini dikenal sebagai mesin gol utama negaranya.
Catatan tanpa gol sepanjang 10 pertandingan menjadi salah satu periode paling sulit yang pernah dialami sang megabintang bersama tim nasional.
Ketajaman yang selama bertahun-tahun menjadi senjata utama Ronaldo kini mulai dipertanyakan, terutama karena Portugal sangat membutuhkan kontribusinya di turnamen sebesar Piala Dunia.
2. Hanya Menyentuh Bola 25 Kali Selama 90 Menit
Selain gagal mencetak gol, Ronaldo juga kesulitan mendapatkan ruang untuk berkreasi di lini depan.
Sepanjang 90 menit pertandingan, ia hanya tercatat menyentuh bola sebanyak 25 kali. Jumlah tersebut sangat rendah untuk pemain yang bermain penuh dan menjadi ujung tombak serangan tim.
Minimnya keterlibatan Ronaldo menunjukkan bahwa Portugal kesulitan membangun serangan yang mampu menjangkau sang kapten di area berbahaya. Akibatnya, ancaman Portugal di depan gawang lawan menjadi sangat terbatas.
3. Gagal Melepaskan Satu Pun Tembakan Tepat Sasaran
Penampilan Ronaldo semakin mengecewakan karena ia tidak mampu menghasilkan satu pun tembakan tepat sasaran.
Meski sempat memperoleh beberapa peluang, penyelesaian akhir yang biasanya menjadi keunggulannya tidak terlihat dalam pertandingan ini.
Kiper Kongo relatif tidak mendapatkan tekanan berarti dari peraih lima Ballon d'Or tersebut.
Bagi seorang pemain dengan reputasi sebesar Ronaldo, statistik ini tentu menjadi sorotan karena menunjukkan betapa sulitnya Portugal menembus pertahanan lawan.