- REUTERS/Claudia Greco
Daftar 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia: Tak Ada Ronaldo, Wonderkid Muslim Kangkangi Lionel Messi
Jakarta, tvOnenews.com - Lamine Yamal kembali menunjukkan bahwa dirinya merupakan salah satu talenta paling istimewa yang tampil di Piala Dunia 2026. Bintang muda Timnas Spanyol itu sukses menorehkan catatan bersejarah setelah mencetak gol ke gawang Arab Saudi.
Gol tersebut tercipta saat Spanyol menghadapi Arab Saudi pada laga Grup H Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, itu menjadi panggung bagi Yamal untuk kembali mencuri perhatian dunia.
Pemain berusia 18 tahun itu dipercaya tampil sejak menit pertama oleh pelatih Spanyol, Luis de la Fuente. Kepercayaan tersebut langsung dibayar lunas lewat kontribusi penting yang diberikannya di atas lapangan.
Yamal membuka keunggulan La Roja saat pertandingan baru berjalan 11 menit. Ia berhasil menyambut umpan silang mendatar dari Mikel Oyarzabal sebelum menuntaskannya menjadi gol dari jarak dekat.
Gol cepat itu membuat Spanyol tampil lebih nyaman dalam mengendalikan jalannya pertandingan. Arab Saudi yang berusaha tampil disiplin pun dipaksa bermain lebih terbuka setelah tertinggal.
Meski terlihat sederhana, gol yang dicetak Yamal memiliki makna yang sangat besar. Torehan tersebut membuat namanya masuk dalam buku sejarah Piala Dunia.
Pada usia 18 tahun 343 hari, Yamal resmi menjadi pencetak gol termuda ketujuh sepanjang sejarah turnamen empat tahunan tersebut. Catatan itu menjadi bukti bahwa kariernya terus berkembang pesat meski usianya masih sangat muda.
- REUTERS
Pencapaian tersebut terasa semakin spesial karena Yamal berhasil melewati sejumlah nama besar sepak bola dunia. Salah satu di antaranya adalah Lionel Messi yang mencetak gol pertamanya di Piala Dunia saat berusia 18 tahun 357 hari.
Masuknya nama Yamal ke dalam daftar elite tersebut semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain muda terbaik di generasinya. Apalagi, ia sudah mampu memberikan dampak besar bagi Spanyol di ajang sebesar Piala Dunia.
Daftar pencetak gol termuda sepanjang sejarah Piala Dunia hingga kini masih dipimpin oleh legenda Brasil, Pele. Sang legenda mencetak gol saat berusia 17 tahun 239 hari dan rekor tersebut masih bertahan hingga sekarang .
Selain Pele, daftar tersebut juga dihuni sederet pemain yang kemudian menjadi bintang dunia. Nama-nama seperti Michael Owen, Gavi, hingga Lionel Messi pernah masuk dalam kelompok eksklusif tersebut.
Keberhasilan Yamal masuk ke dalam daftar itu semakin istimewa jika melihat situasinya sebelum pertandingan. Pada laga pertama melawan Tanjung Verde, ia bahkan belum tampil sebagai starter.
Saat itu, Yamal baru pulih dari cedera paha yang sempat mengganggu persiapannya. Karena alasan tersebut, tim pelatih memilih memainkannya secara hati-hati dari bangku cadangan.
Namun, ketika mendapat kesempatan tampil sejak menit pertama melawan Arab Saudi, pemain Barcelona tersebut langsung menunjukkan kualitasnya. Ia menjadi salah satu motor serangan yang membuat pertahanan lawan kesulitan sejak awal pertandingan.
Gol yang dicetaknya juga menjadi sinyal bahwa kondisi fisiknya telah kembali optimal. Kehadiran Yamal memberikan dimensi berbeda dalam permainan Spanyol yang sedang memburu tiket ke fase gugur.
Dengan usianya yang masih 18 tahun, peluang Yamal untuk terus memperbaiki catatannya di Piala Dunia masih sangat terbuka. Jika mampu menjaga konsistensi, bukan tidak mungkin namanya akan terus menanjak dalam daftar pemain muda terbaik yang pernah tampil di panggung sepak bola terbesar dunia.
Menariknya, nama Cristiano Ronaldo tidak masuk dalam daftar 10 pencetak gol termuda sepanjang sejarah Piala Dunia. Sementara itu, Yamal justru berhasil melampaui catatan Lionel Messi dan kini menempati posisi ketujuh.
Daftar 10 Pencetak Gol Termuda dalam Sejarah Piala Dunia:
- Pele (Brasil) – 17 tahun 239 hari
- Manuel Rosas (Meksiko) – 18 tahun 93 hari
- Gavi (Spanyol) – 18 tahun 110 hari
- Michael Owen (Inggris) – 18 tahun 190 hari
- Nicolae Kovács (Rumania) – 18 tahun 197 hari
- Dmitri Sychev (Rusia) – 18 tahun 231 hari
- Lamine Yamal (Spanyol) – 18 tahun 343 hari
- Lionel Messi (Argentina) – 18 tahun 357 hari
- Julian Green (Amerika Serikat) – 19 tahun 25 hari
- Divock Origi (Belgia) – 19 tahun 65 hari
(igp)