Viral! Pelaku Pelecehan di Jaktim Nekat Jebol Atap Rumah Buat Kabur
Jakarta, tvOnenews.com - Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak sekolah dasar di Cakung, Jakarta Timur menjadi perhatian publik setelah video penangkapan terduga pelaku viral di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, seorang pria berinisial SR terlihat berupaya melarikan diri dengan memanjat atap rumah saat warga mendatangi kediamannya di wilayah Cakung. Aksi tersebut memicu kejar-kejaran dengan warga sekitar yang kemudian berhasil mengamankan pelaku.
Video itu juga memperlihatkan suasana tegang ketika warga berusaha menangkap SR yang mengenakan kaos berwarna hijau. Upaya pelarian melalui atap rumah tersebut akhirnya gagal setelah warga berhasil mengepung lokasi.
Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa ini terjadi pada Jumat (19/6/2026), saat sebagian warga tengah melaksanakan salat Jumat. Dugaan awal kasus terungkap setelah ibu korban pulang ke rumah dan mendapatkan penjelasan dari warga serta ketua RT setempat.
Kasat PPA Polres Metro Jakarta Timur, Kompolina Yuliana, menjelaskan bahwa kasus mulai teridentifikasi ketika ibu korban yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di kawasan Pulau Gebang dijemput oleh keluarganya untuk kembali ke rumah.
Setibanya di lokasi, ia mendapat informasi dari warga mengenai kondisi anaknya serta keberadaan terduga pelaku yang sebelumnya telah dipergoki di sekitar kontrakannya.
Dalam proses pengungkapan kasus, warga menemukan korban di dalam kamar mandi. Setelah itu, situasi memanas ketika SR diduga mencoba melarikan diri dengan merusak bagian atap rumah.
Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan warga yang kemudian mengamankan pelaku sebelum menyerahkannya kepada pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Timur untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk hasil visum dari rumah sakit serta pakaian yang diduga berkaitan dengan korban dan tersangka. Saat ini SR telah ditahan dan menjalani proses hukum di unit PPA Polres Metro Jakarta Timur.
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa dan memastikan penanganan kasus sesuai prosedur hukum yang berlaku.