- IMAGN IMAGES via Reuters/Paul Rutherford TPX IMAGES OF THE DAY
Alasan Pelatih Norwegia Tak Mainkan Haaland dan Odegaard Kontra Prancis
tvOnenews.com – Keputusan berani sekaligus kontroversial diambil oleh pelatih Timnas Norwegia Stale Solbakken dalam laga pamungkas babak penyisihan Grup I Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Banyak penggemar sepak bola dunia mempertanyakan keputusan tim pelatih yang memarkir dua megabintang utama mereka, Erling Haaland dan Martin Odegaard, saat bersua raksasa Eropa, Prancis.
Tanpa kehadiran dua motor serangan tersebut, Norwegia harus rela luluh lantak dan kalah telak dengan skor 1-4 dari armada Les Bleus.
- X @FIFAWorldCup
Kendati demikian, hasil minor tersebut sama sekali tidak menggoyahkan posisi Norwegia yang sudah aman melenggang ke babak 32 besar dengan status sebagai runner-up Grup I.
Pada fase gugur berikutnya, Norwegia dijadwalkan akan menantang kekuatan wakil Afrika, Pantai Gading.
Menanggapi gelombang protes dari para suporter, Solbakken secara terbuka menjelaskan bahwa keputusan mencadangkan Haaland dan Odegaard murni diambil demi menyelamatkan kondisi fisik serta kebugaran skuadnya.
"Ini adalah keputusan yang sangat mudah, baik dari pihak saya, pelatih fisioterapi, tim kesehatan dan medis, maupun dari masukan beberapa pemain sendiri," tegas Solbakken seperti dikutip dari laporan The Standard, Sabtu (27/6/2026).
Solbakken membeberkan bahwa agenda jadwal pertandingan yang sangat padat dan waktu pemulihan yang sangat mepet menjadi alasan utama di balik keputusan ekstrem tersebut.
Skuad Norwegia tercatat hanya memiliki jeda waktu istirahat selama tiga hari setelah habis-habisan memetik kemenangan ketat 3-2 atas Senegal di matchday kedua.
Berdasarkan hasil pemeriksaan berkala dari tim medis, sejumlah pilar utama dilaporkan mengalami kelelahan otot kronis dan membutuhkan istirahat total agar tidak dihantam badai cedera menjelang fase hidup-mati di babak gugur.
- REUTERS/Peter Cziborra
Tak tanggung-tanggung, juru taktik berusia 58 tahun itu langsung melakukan rotasi massal dengan mengistirahatkan sekitar sepuluh pemain utama sekaligus, termasuk barisan jenderal lapangan mereka seperti Haaland dan Odegaard.
Solbakken sangat memaklumi kekecewaan mendalam yang dirasakan oleh para pencinta sepak bola, baik yang berada di Norwegia maupun yang datang langsung ke stadion, karena gagal menyaksikan duel adu gengsi para pemain terbaik dunia.
Namun, kepentingan prestasi tim nasional jauh di atas segalanya.
- ANTARA/REUTERS/ANDREW BOYERS
"Satu-satunya pertimbangan (emosional) kami adalah para penggemar di Norwegia dan di sini. Mereka pasti sangat ingin melihat Erling dan Martin beraksi, tetapi misi utama kami berada di sini adalah untuk melangkah sejauh mungkin yang kami mampu di Piala Dunia 2026," urai Solbakken membela diri.
Sebenarnya, tim pelatih sudah menyiapkan skenario darurat untuk memasukkan Erling Haaland dan Martin Odegaard pada paruh kedua pertandingan.
Opsi tersebut akan diambil jika Norwegia masih mampu menahan imbang atau memiliki peluang besar untuk mencuri hasil positif dari Prancis.
Akan tetapi, melihat papan skor yang sudah menunjukkan angka tertinggal jauh 1-3 saat memasuki pertengahan laga, Solbakken memilih realistis.
Ia memutuskan untuk tetap mengunci rapat Haaland dan Odegaard di bangku cadangan hingga peluit panjang berbunyi demi menyimpan tenaga penuh menyambut laga krusial kontra Pantai Gading.