- REUTERS/Eloisa Lopez
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
tvOnenews.com - Panggung Piala Dunia 2026 sempat dikejutkan oleh gelombang kejutan dari tim-tim Asia pada awal turnamen.
Namun, seiring berakhirnya fase grup yang melelahkan, euforia tersebut perlahan berganti menjadi kecemasan yang mendalam.
Menjelang bergulirnya babak 32 besar, barisan perwakilan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) kini kian menipis secara drastis di papan klasemen.
Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi mulai runtuh akibat ketatnya persaingan, menyisakan segelintir tim yang benar-benar tangguh untuk bertahan di fase gugur.
- REUTERS/Carlos Barria
Padahal, jika melihat kilas balik pada beberapa hari pertama pertandingan, wakil-wakil Asia sempat menunjukkan performa memukau yang melampaui ekspektasi publik global.
Kolektivitas tim yang solid membuat negara-negara Asia sempat tidak terkalahkan dalam beberapa hari laga secara beruntun.
Jika tidak memenangkan pertandingan secara mengejutkan, setidaknya mereka mampu mengamankan hasil imbang krusial melawan tim-tim mapan dari Eropa dan Amerika Selatan.
Start impresif ini sempat melahirkan optimisme tinggi bahwa Asia akan mengirimkan wakil terbanyaknya sepanjang sejarah.
Gugurnya kekuatan Asia satu per satu
- IMAGN IMAGES via Reuters/Blake Dahlin
Namun, ketatnya atmosfer Piala Dunia mulai menuntut konsistensi tingkat tinggi yang gagal dipertahankan oleh sebagian tim. Menuju babak 32 besar, satu per satu wakil Asia mulai tereliminasi secara tragis dari turnamen akbar ini.
Irak menjadi korban pertama setelah menelan hattrick kekalahan beruntun di fase grup. Singa Mesopotamia tereliminasi karena kegagalan mengantisipasi serangan balik cepat lawan dan koordinasi lini belakang yang rapuh, sehingga gagal mengumpulkan satu poin pun.
- REUTERS/Phil Noble
Langkah pilu ini segera disusul oleh Arab Saudi, yang dipastikan "pulang kampung" akibat menelan kekalahan krusial di laga penentu, membuat mereka kalah bersaing dalam perolehan poin akhir.
Kegagalan ini memperpanjang catatan kelam tim Asia lainnya seperti Qatar dan Uni Emirat Arab yang sudah lebih dulu angkat koper karena gagal keluar dari tekanan mental dan kalah kualitas permainan di grup masing-masing.
Hanya Jepang dan Australia yang baru mengamankan tiket
- REUTERS/Issei Kato
Pantauan tvOnenews.com hingga tanggal 27 Juni 2026, kenyataan pahit harus diterima oleh pencinta sepak bola Benua Kuning karena mayoritas delegasi mereka telah gugur.