- Kolase tvOnenews.com / X @timnasindonesia / Instagram @justinkluivert
Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026
Bek tengah andalan Liverpool tersebut tidak menampik bahwa tersingkir dengan cara seperti ini menjadi pukulan telak yang luar biasa menyakitkan bagi seluruh elemen tim nasional Belanda.
“Ya, ini adalah momen yang paling buruk sebagai seorang pesepak bola,” tutur Van Dijk dengan nada lesu.
Secara khusus, Van Dijk menyoroti kelengahan barisan pertahanan mereka yang berujung pada gol penyeimbang dari Issa Diop di detik-detik akhir pertandingan.
Ia menilai Belanda sejatinya sudah tampil sangat disiplin dan solid, namun tak bisa membendung gelombang serangan balik Maroko saat memasuki masa tambahan waktu.
"Kami sudah berada sangat dekat dengan kemenangan, tetapi itu tidak membantu sekarang. Sulit untuk menganalisis pertandingan saat ini karena tensinya benar-benar intens. Saya pikir kami sangat solid dalam bertahan dan mencetak gol yang bagus, tetapi di waktu tambahan kami justru terdesak," lanjut sang kapten mengevaluasi jalannya laga.
Meski begitu, Van Dijk menegaskan bahwa strategi bermain defensif yang diterapkan Koeman bukanlah sebuah kesalahan taktik.
Namun, ia menyadari penuh bahwa gaya permainan Belanda masih menyisakan banyak pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi ke depannya.
"Tim-tim lain juga banyak yang bermain bertahan di Piala Dunia ini, dan kemudian mereka menunggu momen yang tepat untuk memberikan tekanan balik. Terkadang kami bermain bagus, meskipun selalu ada hal-hal mendasar yang wajib ditingkatkan," pungkas Van Dijk menyudahi jalannya wawancara.