news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mesut Ozil di Piala Dunia 2018.
Sumber :
  • REUTERS/Michael Dalder

Mengapa Nama Mesut Ozil Ikut Disebut dalam Pusaran Kekalahan Jerman atas Paraguay di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa nama sang mantan maestro lini tengah Timnas Jerman, Mesut Ozil, ikut disebut-sebut dalam pusaran momen kekalahan Die Mannschaft di Piala Dunia 2026?
Selasa, 30 Juni 2026 - 22:49 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan kejutan besar sekaligus luka lama bagi publik sepak bola Jerman.

Langkah Die Mannschaft harus terhenti secara tragis di babak 32 besar setelah ditumbangkan oleh Paraguay.

Namun, di tengah gemuruh kekecewaan tersebut, ada satu nama dari masa lalu yang mendadak kembali mencuat dan menjadi buah bibir di media sosial: Mesut Ozil.

Sebuah cuitan viral dari seorang netizen di platform X bahkan secara blak-blakan menyebut bahwa kegagalan beruntun Jerman di Piala Dunia 2022 dan 2026 adalah akibat "kualat", karena federasi belum meminta maaf kepada Ozil.

Mengapa nama sang mantan maestro lini tengah ini terus membayangi setiap kegagalan Jerman? 

 

Luka lama 2018: Ketika kalah, saya disebut imigran

Mesut Ozil di Piala Dunia 2018
Sumber :
  • REUTERS/Michael Dalder

Hubungan antara Mesut Ozil dan Timnas Jerman (DFB) retak hebat menjelang Piala Dunia 2018. Pemicunya adalah foto bersama Ozil dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, yang memicu gelombang kritik bernuansa politis di Jerman.

Merasa dijadikan kambing hitam atas kegagalan Jerman di Rusia, Ozil akhirnya memutuskan pensiun dari tim nasional dengan pernyataan menohok yang mengguncang dunia sepak bola.

Ia meluapkan kekecewaannya terhadap perlakukan diskriminatif yang diterimanya, terutama dari pihak federasi.

"Saya adalah orang Jerman ketika kita menang, tetapi saya dianggap sebagai imigran ketika kita kalah," ungkap Ozil dalam surat perpisahannya yang juga ia unggah lewat media sosial pribadi miliknya pada tahun 2018 lalu.

Ia merasa rasisme dan rasa tidak hormat telah mengubur kontribusi besarnya, sebuah luka yang kini kembali diungkit netizen sebagai "kutukan" yang membuat Jerman kehilangan taringnya di panggung dunia.

 

Dari Gelsenkirchen menuju puncak dunia

Mesut Ozil di Piala Dunia 2018
Sumber :
  • REUTERS/Francois Lenoir

Sebelum konflik tersebut pecah, Ozil adalah simbol kesuksesan integrasi dan pahlawan sepak bola modern Jerman.

Memulai karier profesionalnya di Schalke 04 dan Werder Bremen, visi bermain serta akurasi umpan magisnya segera memikat klub-klub raksasa Eropa. Ia menjelma menjadi jenderal lapangan tengah yang ditakuti saat membela Real Madrid dan Arsenal.

Karier internasionalnya bersama Timnas Jerman pun sangat mentereng. Ozil menjadi pilar penting Die Mannschaft di berbagai turnamen mayor, mulai dari Piala Dunia 2010, Euro 2012, Euro 2016, hingga Piala Dunia 2018.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:09
00:47
00:52
06:23
05:11
05:29

Viral