news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Colina.
Sumber :
  • REUTERS/Jorge Adorno

FIFA Akhirnya Ungkap Alasan Gol Jonathan Tah ke Gawang Paraguay Dianulir, Pierluigi Collina Sampai Bilang Begini

FIFA akhirnya memberikan penjelasan terkait keputusan kontroversial yang membatalkan gol Jonathan Tah saat duel Jerman menghadapi Paraguay di Piala Dunia 2026.
Rabu, 1 Juli 2026 - 18:15 WIB
Editor :

tvOnenews.com - FIFA akhirnya memberikan penjelasan terkait keputusan kontroversial yang membatalkan gol Jonathan Tah saat Jerman menghadapi Paraguay di Piala Dunia 2026.

Insiden tersebut terjadi pada babak 32 besar ketika sundulan Tah sempat membawa Jerman unggul pada masa perpanjangan waktu.

Namun, wasit membatalkan gol itu setelah melakukan peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR).

Gol Jonathan Tah ke Gawang Paraguay yang Dianulir
Sumber :
  • Reuters/Paul Rutherford

Keputusan tersebut memicu perdebatan karena tayangan ulang memperlihatkan kontak yang dianggap sangat minim.

Dalam proses tersebut, bek Jerman Waldemar Anton terlihat bersentuhan dengan kiper Paraguay, Orlando Gill.

FIFA menilai kontak itu menghalangi pergerakan sang penjaga gawang sehingga gol tidak dapat disahkan.

Keputusan tersebut menjadi sorotan karena Jerman akhirnya tersingkir setelah kalah melalui drama adu penalti.

Ironisnya, Jonathan Tah juga gagal menjalankan tugas sebagai algojo setelah tendangannya melambung di atas mistar.

Baru-baru ini, Kepala Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina, menjelaskan keputusan itu sesuai arahan terbaru yang diterapkan kepada seluruh perangkat pertandingan.

Melansir dari laman Daily Mail, Collina menjelaskan kalau momen itu memang sudah seharusnya ditinjau dengan VAR.

Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Colina
Sumber :
  • REUTERS/Jorge Adorno

"Meskipun mempertahankan posisi bukanlah pelanggaran per se, ketika pemain penyerang tidak tertarik pada bola dan sengaja bergerak, bahkan sedikit pun, dengan niat jelas untuk menghalangi pergerakan lawan dan mencegahnya bertahan, maka wasit, dan VAR bila diperlukan, harus menganalisis insiden tersebut dengan cermat dan melakukan intervensi," kata Collina.

"Hal ini terutama berlaku ketika taktik tersebut bertujuan untuk mencegah kiper lawan mempertahankan gawang." lanjutnya.

Menurut Collina, seluruh pelatih dan pemain telah menerima penjelasan mengenai penerapan aturan tersebut sebelum turnamen dimulai.

"Para pelatih dan pemain telah diberitahu, jadi seharusnya tidak mengherankan jika wasit akan menghukum pelanggaran-pelanggaran ini." terang Collina.

Selain menjelaskan keputusan VAR, Collina juga menyoroti sejumlah regulasi baru yang diterapkan sepanjang Piala Dunia 2026 yang menurunya sudah cukup efektif.

Aturan tersebut mencakup pembatasan waktu tendangan gawang, lemparan ke dalam, pergantian pemain, hingga kewajiban pemain yang cedera keluar lapangan selama satu menit.

"Semua langkah ini sangat efektif dan secara bulat dianggap sebagai inovasi yang sangat positif," tutup Collina.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:58
02:32
01:33
01:17
04:04
03:20

Viral