- Antara
Kiper Timnas Australia Merasa Dikhianati Pelatihnya Sendiri, Strategi Ganti Penjaga Gawang Bikin Socceroos Hancur di Tangan Mesir
"Jika kami lihat, oke, ini memang tidak berhasil. Namun, Maty sudah berpengalaman, dan jika kami lihat rekornya... Patrick masih baru sebagai penjaga gawang, tidak hanya di tim nasional, tapi bahkan di level klub. Saya hanya merasa pengalaman Maty akan menjadi pembeda. Pada akhirnya hal itu tidak berjalan sesuai harapan, tetapi bukan karena penilaian Maty yang buruk," bela Popovic dikutip dari ESPN.
Namun, fakta mengejutkan justru diembuskan oleh Patrick Beach.
- Socceroos
Kiper muda berusia 22 tahun itu membongkar borok internal dengan mengaku bahwa dirinya sama sekali tidak tahu-menahu atau diajak berdiskusi oleh tim pelatih mengenai pergantian tersebut.
"Saya tidak yakin, kalian harus bertanya kepada para pelatih soal itu. Saya mengetahuinya (pergantian kiper) pada saat yang sama dengan kalian. Jelas ada rencana yang telah disusun, dan itu bukan untuk kami ketahui," cetus Beach dengan nada kecewa.
Dalam waktu normal, Australia sejatinya sudah kepayahan sejak menit awal setelah dibobol oleh pemain Mesir Emam Ashour pada menit ke-13.
Socceroos baru bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-55 berkat gol bunuh diri bek Mesir, Mohamed Hany.
Skor sama kuat itu bertahan hingga waktu normal dan perpanjangan waktu 2x15 menit habis, sebelum akhirnya dewi fortuna lebih memilih berpihak kepada Mesir di babak adu penalti dan mendepak Australia secara tragis.