- IMAGN IMAGES via Reuters/Caean Couto
Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara
Brasil hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui penalti Neymar pada masa injury time. Gol tersebut tidak cukup menyelamatkan Selecao dari kekalahan sekaligus mengakhiri harapan mereka meraih gelar dunia keenam.
Ancelotti tetap memberikan pembelaan terhadap penampilan anak asuhnya meski hasil akhir tidak sesuai harapan. Menurutnya, Brasil sudah mampu mengontrol permainan dan menciptakan peluang, tetapi tidak ingin mengambil risiko dengan terus menekan karena pertahanan Norwegia tampil sangat rapat.
"Pada awal pertandingan saya merasa kami bermain cukup terkendali dan mampu menciptakan peluang. Sulit untuk terus menekan karena Norwegia bertahan sangat rapat, dan jika kami memaksakan tekanan terlalu tinggi, risikonya juga besar," jelas Ancelotti.
Di balik evaluasi teknis tersebut, Ancelotti juga menyampaikan pesan yang dianggap sebagai sindiran halus kepada federasi sepak bola Brasil. Ia menilai pembinaan pemain muda harus kembali melahirkan pesepak bola dengan kualitas luar biasa seperti generasi Ronaldinho agar Selecao bisa kembali menjadi kekuatan dominan di dunia.
"Kami membutuhkan talenta-talenta muda, serta pemain-pemain berkualitas tinggi yang lahir dari sepak bola Brasil," tegas mantan pelatih Real Madrid itu.
Meski harus menelan kegagalan, Ancelotti memastikan proyek yang sedang dibangunnya belum berakhir. Ia menegaskan kekalahan adalah bagian dari sepak bola dan Brasil harus menjadikannya sebagai pelajaran untuk membangun generasi yang lebih kuat pada masa mendatang.
(sub)