- REUTERS/Jeenah Moon
Mampukah Cristiano Ronaldo Menyingkirkan Spanyol? Ini 8 Fakta Menarik Jelang Laga Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026
tvOnenews.com - Laga Portugal kontra Spanyol pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling bergengsi di fase gugur.
Dua raksasa Eropa ini akan bentrok di Dallas Stadium, Arlington, Amerika Serikat, pada Selasa, 7 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.
Pertandingan ini bahkan disebut banyak pengamat sebagai "final kepagian", mengingat kualitas skuad, pengalaman, serta status keduanya sebagai kandidat kuat juara dunia.
Di sisi lain, duel ini juga menjadi panggung penting bagi Cristiano Ronaldo yang masih memburu trofi Piala Dunia pertama dalam kariernya.
Lantas, mampukah Portugal menyingkirkan Spanyol? Berikut sejumlah fakta menarik yang layak disimak.
1. Final Kepagian di Babak 16 Besar
Portugal dan Spanyol sama-sama datang ke Piala Dunia 2026 dengan status unggulan.
Portugal lolos ke fase gugur setelah menyingkirkan Kroasia dengan skor 2-1 dalam pertandingan dramatis. Sementara itu, Spanyol tampil lebih meyakinkan usai membungkam Austria 3-0.
Karena sistem bagan turnamen, dua kekuatan Semenanjung Iberia itu harus bertemu lebih cepat dibanding perkiraan.
Tak sedikit analis sepak bola yang menyebut pertandingan ini layaknya final sebelum waktunya.
2. Cristiano Ronaldo Masih Jadi Senjata Utama Portugal
Meski telah berusia 41 tahun, Cristiano Ronaldo tetap menjadi sosok sentral di skuad asuhan Roberto Martinez.
Kapten Portugal itu mencetak gol penalti saat mengalahkan Kroasia pada babak 32 besar. Gol tersebut juga menjadi gol pertamanya di fase gugur Piala Dunia sepanjang karier.
Pengalaman, kepemimpinan, dan naluri mencetak gol Ronaldo masih menjadi tumpuan utama Selecao das Quinas untuk melewati ujian terberat mereka sejauh ini.
3. Portugal Lolos Lewat Drama VAR
Portugal harus bekerja keras untuk memastikan tiket babak 16 besar.
Kemenangan 2-1 atas Kroasia baru benar-benar dipastikan setelah gol penyeimbang Josko Gvardiol pada masa injury time dianulir VAR akibat offside yang terdeteksi melalui teknologi sensor bola.
Hasil tersebut juga mengakhiri penantian panjang Portugal untuk kembali memenangi pertandingan Piala Dunia setelah sempat tertinggal, sesuatu yang terakhir kali mereka lakukan pada edisi 1966.
4. Spanyol Sedang Dalam Performa Terbaik
Jika Portugal lolos dengan susah payah, Spanyol justru tampil sangat dominan.
Tim besutan Luis de la Fuente menyingkirkan Austria dengan skor telak 3-0 melalui dua gol Mikel Oyarzabal dan satu gol Pedro Porro.
Sepanjang turnamen, La Roja juga menjadi salah satu tim dengan pertahanan terbaik. Mereka belum kebobolan satu gol pun dan bahkan tidak menghadapi satu tembakan tepat sasaran saat menghadapi Austria.
Performa tersebut membuat Spanyol kembali masuk dalam daftar favorit juara.
5. Gaya Bermain Spanyol Berubah Total
Di bawah Luis de la Fuente, Spanyol tidak lagi sepenuhnya mengandalkan permainan tiki-taka seperti era sebelumnya.
Kini La Roja lebih mengutamakan permainan vertikal, transisi cepat, pressing tinggi, serta eksploitasi kecepatan pemain sayap.
Perubahan tersebut membuat serangan Spanyol jauh lebih langsung sekaligus sulit diprediksi lawan.
6. Rekor Pertemuan Masih Berimbang
Secara keseluruhan, Spanyol memang lebih unggul dalam sejarah pertemuan kedua tim.
Namun dalam lima pertandingan terakhir, Portugal belum pernah kalah. Selecao mencatat dua kemenangan, sedangkan tiga laga lainnya berakhir imbang.
Pertemuan terakhir kedua negara terjadi pada final UEFA Nations League. Saat itu Portugal keluar sebagai juara setelah menang adu penalti 5-3 usai bermain imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu.
Statistik tersebut menunjukkan duel nanti berpotensi berlangsung sangat ketat.
7. Adu Bintang di Semua Lini
Pertandingan ini juga mempertemukan banyak pemain kelas dunia.
Portugal masih mengandalkan Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Rafael Leao, Ruben Dias hingga Diogo Costa.
Sementara Spanyol memiliki kombinasi pemain muda dan senior seperti Lamine Yamal, Pedri, Mikel Oyarzabal, Rodri, Pau Cubarsi, hingga Unai Simon.
Kedalaman skuad kedua tim membuat pertandingan diperkirakan berlangsung dalam tempo tinggi.
8. Pemenangnya Berpeluang Melangkah Jauh
Siapa pun yang lolos dari pertandingan ini akan memperoleh suntikan kepercayaan diri besar untuk menghadapi sisa turnamen.
Baik Portugal maupun Spanyol memiliki pengalaman panjang di turnamen besar, sehingga kemenangan pada laga ini bisa menjadi momentum menuju semifinal bahkan final Piala Dunia 2026.
Duel Taktik Martinez vs De la Fuente
Selain adu kualitas pemain, pertandingan ini juga menjadi pertarungan strategi antara Roberto Martinez dan Luis de la Fuente.
Martinez kemungkinan tetap mengandalkan keseimbangan antara penguasaan bola dan serangan balik cepat yang bertumpu pada kreativitas Bruno Fernandes serta penyelesaian akhir Ronaldo.
Sebaliknya, De la Fuente diprediksi mempertahankan pendekatan agresif dengan pressing tinggi, distribusi bola cepat dari lini tengah, dan eksploitasi kecepatan pemain sayap yang menjadi ciri khas Spanyol sepanjang turnamen.
Pertarungan di sektor tengah diperkirakan menjadi salah satu faktor penentu hasil akhir pertandingan.
Prediksi Pertandingan
Melihat performa kedua tim sejauh ini, Spanyol memang sedikit lebih diunggulkan karena tampil lebih konsisten, produktif, dan memiliki lini belakang yang belum kebobolan.
Namun Portugal memiliki pengalaman bermain di laga-laga besar serta sosok Cristiano Ronaldo yang kerap menjadi pembeda dalam pertandingan penting.
Jika Ronaldo mampu memanfaatkan peluang yang ada dan Portugal disiplin meredam permainan cepat Spanyol, bukan tidak mungkin Selecao das Quinas mampu menciptakan kejutan.
Sebaliknya, apabila Spanyol mampu mempertahankan intensitas permainan seperti pada laga sebelumnya, La Roja berpeluang besar mengakhiri perjalanan Portugal dan melangkah ke perempat final Piala Dunia 2026.
(tsy)