- REUTERS/Pilar Olivares
Haaland Sindir Kontroversi Penalti Mbappe saat Prancis Singkirkan Maroko di Piala Dunia 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Striker Norwegia, Erling Haaland, ikut angkat bicara soal kontroversi penalti Kylian Mbappe. Momen itu terjadi saat Prancis menyingkirkan Maroko pada perempat final Piala Dunia 2026.
Laga yang berlangsung di Boston, Jumat (10/7/2026) WIB, berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Les Bleus. Mbappe kembali menjadi tokoh utama dalam pertandingan tersebut.
Namun, sorotan bukan hanya datang karena gol yang dicetaknya. Penyerang Real Madrid itu juga gagal memanfaatkan hadiah penalti pada babak pertama.
Peluang emas membawa Prancis unggul lebih cepat pun terbuang. Tendangan Mbappe berhasil dibaca dan dihentikan dengan baik oleh kiper Maroko, Yassine Bounou.
Kegagalan itu langsung memicu perdebatan. Penyebabnya, Mbappe harus menunggu lebih dari tiga menit sebelum akhirnya diizinkan mengeksekusi penalti.
Penundaan tersebut terjadi karena wasit lebih dulu melakukan pemeriksaan melalui VAR. Situasi itu dinilai memengaruhi konsentrasi sang eksekutor.
Perdebatan pun ramai di media sosial. Sejumlah pengamat menilai waktu tunggu yang terlalu lama justru merugikan pemain yang mengambil penalti.
Haaland menjadi salah satu pemain yang ikut menyoroti insiden tersebut. Bomber Manchester City itu menyampaikan pendapatnya melalui akun Snapchat pribadinya.
Dalam unggahannya, Haaland membagikan foto Mbappe yang tampil di layar televisi. Ia menilai waktu tunggu sebelum penalti dieksekusi terlalu lama.
"Harus menunggu lima menit untuk mengambil penalti itu terlalu lama," tulis Haaland dalam unggahannya, seperti dikutip dari Mirror. Unggahan tersebut kemudian ramai dibahas para penggemar sepak bola.
Pandangan Haaland ternyata sejalan dengan Roy Keane. Legenda Manchester United itu juga mengkritik lamanya proses sebelum penalti dieksekusi.
Keane menilai situasi tersebut tidak adil bagi seorang penyerang. Menurutnya, tekanan akan semakin besar ketika eksekutor harus menunggu terlalu lama.
"Lebih dari tiga menit menunggu itu tidak adil. Mereka memang pemain kelas dunia, tetapi situasinya tetap penuh tekanan," ujar Keane.
Ia juga menegaskan bahwa waktu merupakan musuh terbesar bagi penendang penalti. Semakin lama menunggu, semakin besar pula keuntungan yang diperoleh kiper lawan.
Beruntung bagi Prancis, kegagalan penalti itu tidak memengaruhi hasil akhir pertandingan. Mbappe berhasil menebus kesalahannya lewat gol indah dari luar kotak penalti.
Gol tersebut menjadi titik balik permainan Les Bleus. Kepercayaan diri para pemain Prancis kembali meningkat setelah sempat mengalami kebuntuan.
Tak lama berselang, Ousmane Dembele turut mencatatkan namanya di papan skor. Penyelesaian akhirnya memastikan Maroko tidak lagi memiliki peluang untuk bangkit.
Kemenangan 2-0 membawa Prancis melaju ke semifinal Piala Dunia 2026. Les Bleus kini tinggal menunggu pemenang duel Spanyol kontra Belgia untuk memperebutkan satu tiket ke partai final.
(sub)