Gubernur Pramono Ancam Cabut Bansos untuk Pelaku Pencurian Fasum
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono anung menegaskan akan mencabut bantuan sosial, termasuk Kartu Jakarta Pintar (KJP), bagi warga yang terbukti melakukan pencurian besi pada fasilitas umum di Ibu Kota.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul maraknya aksi pencurian besi pagar pembatas jalan dan pagar jembatan penyeberangan orang (JPO) di sejumlah wilayah Jakarta.Â
Menurut Pramono, pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku yang merusak fasilitas publik.
"Kalau dia pelajar, maka KJP-nya pasti akan kami cabut. Kalau dia penerima Bansos, bansosnya tidak kami berikan. Sekarang ini hampir semua JPO sudah dipasang CCTV. Saya sudah minta didalami dan ditindaklanjuti para pelakunya. Mudah-mudahan bisa kita tangkap," ujar Pramono.
Selain menginstruksikan pencabutan bantuan bagi pelaku, Pramono juga meminta jajarannya berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mengusut kasus pencurian besi yang terjadi di berbagai titik.
Dalam beberapa hari terakhir, pencurian besi pagar dilaporkan terjadi di kawasan Waduk Rawa Malang, Cilincing, Jakarta Utara, serta di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur.Â
Besi pembatas di sejumlah titik dilaporkan hilang dan aksi serupa disebut telah berulang kali terjadi.
Pantauan di kawasan Flyover Kampung Melayu menunjukkan sejumlah pagar pembatas telah hilang sehingga menyisakan rangka kosong.Â
Berdasarkan informasi yang dihimpun, polisi telah mengidentifikasi enam terduga pelaku.Â
Namun hingga kini baru satu orang yang berhasil diamankan, sementara lima lainnya masih dalam pengejaran.
Seorang warga Kampung Melayu, Soni, mengatakan pencurian tersebut bukan kali pertama terjadi. Menurutnya, pagar yang dipasang pemerintah kerap hilang setelah beberapa waktu sehingga warga berharap pengawasan lebih ditingkatkan.
Warga mengusulkan adanya patroli rutin maupun pos pengamanan di sekitar lokasi agar aksi pencurian, vandalisme, serta aktivitas lain yang merusak fasilitas umum dapat dicegah.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat ikut menjaga fasilitas publik yang telah dibangun demi kenyamanan dan keselamatan bersama.