news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Spanyol juara.
Sumber :
  • REUTERS-tvOnenews/Wildan

5 Fakta Spanyol Juara Piala Dunia 2026: Dari Argentina Parkir Bus Hingga Ekspektasi Lionel Messi Vs Lamine Yamal Gagal Terpenuhi

Gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu memastikan Spanyol mengalahkan sang juara bertahan sekaligus meraih gelar juara dunia kedua dalam sejarah mereka di Piala Dunia.
Senin, 20 Juli 2026 - 06:11 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol kontra Argentina di MetLife Stadium, New Jersey, Senin (20/7/2026) berakhir dengan kemenangan La Furia Roja. 

Gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu memastikan Spanyol mengalahkan sang juara bertahan sekaligus meraih gelar juara dunia kedua dalam sejarah mereka.

Dilansir dari laman Mirror, laga yang semula digadang-gadang menjadi duel epik Lionel Messi melawan Lamine Yamal justru berlangsung ketat, minim peluang, dan baru menemukan pemenangnya setelah lebih dari 100 menit pertandingan.

Lionel Messi
Sumber :
  • REUTERS-tvOnenews/Wildan

Berikut lima fakta menarik dari final Piala Dunia 2026:

1. Mimpi Argentina Pertahankan Gelar Akhirnya Pupus

Argentina datang ke final dengan ambisi mencetak sejarah sebagai tim ketiga yang mampu mempertahankan gelar juara Piala Dunia setelah Italia (1934 dan 1938) serta Brasil (1958 dan 1962).

Namun, skuad Lionel Scaloni gagal menunjukkan performa terbaiknya. Sepanjang pertandingan, Argentina nyaris tak mampu mengancam gawang Spanyol dan bahkan baru mencatatkan tembakan tepat sasaran pertama pada menit ke-117.

Meski sempat bertahan mati-matian, perlawanan Argentina akhirnya runtuh setelah Ferran Torres mencetak gol kemenangan di babak tambahan waktu.

2. Final Berjalan Lambat, Jauh dari Ekspektasi Pecinta Sepak Bola

Jika perebutan tempat ketiga antara Inggris dan Prancis sehari sebelumnya menghadirkan hujan gol, final justru berjalan sangat hati-hati.

Babak pertama bahkan hanya menghasilkan tiga percobaan tembakan, seluruhnya milik Spanyol. Catatan tersebut menjadi jumlah tembakan paling sedikit dalam satu babak final Piala Dunia sepanjang sejarah.

Atmosfer pertandingan yang penuh tekanan membuat kedua tim lebih banyak bermain aman dibanding mengambil risiko menyerang. Bahkan Argentina memilih untuk parkir bus dengan sama sekali tak memiliki catatan tembakan langsung ke gawang.

Enzo Fernandez dapat kartu merah
Sumber :
  • REUTERS/Dylan Martinez

3. Kartu Merah Enzo Fernandez Jadi Titik Balik Pertandingan

Momen paling menentukan terjadi menjelang babak tambahan waktu ketika Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua.

Gelandang Chelsea itu sebelumnya telah mengantongi kartu kuning akibat protes kepada wasit. Saat duel 50-50 dengan Pau Cubarsi di area tengah lapangan, Fernandez melakukan tekel keras yang membuat wasit langsung mengeluarkan kartu kuning kedua.

Argentina pun harus bermain dengan 10 pemain saat menghadapi dominasi Spanyol.

Ironisnya, Enzo Fernandez sebelumnya menjadi pahlawan Argentina di semifinal berkat penampilan gemilangnya melawan Inggris. Namun di partai puncak, keputusan emosionalnya justru dianggap menjadi penyebab kegagalan Albiceleste mempertahankan gelar.

Emiliano Martinez
Sumber :
  • Reuters/Peter Cziborra

4. Emiliano Martinez Tampil Heroik Meski Akhirnya Tak Berdaya

Meski kalah, Emiliano Martinez layak menjadi pemain terbaik Argentina pada laga tersebut.

Kiper Aston Villa itu berkali-kali menggagalkan peluang emas Spanyol, termasuk dari Dani Olmo, Ferran Torres, hingga Aymeric Laporte.

Martinez praktis seorang diri menjaga peluang Argentina tetap hidup sepanjang pertandingan.

Namun setelah berkali-kali melakukan penyelamatan, Martinez akhirnya harus menyerah saat Ferran Torres mencetak gol kemenangan pada menit ke-106.

5. Duel Lionel Messi vs Lamine Yamal Gagal Memenuhi Harapan

Narasi besar sebelum pertandingan adalah pertemuan Lionel Messi dengan Lamine Yamal.

Kisah foto legendaris saat Messi menggendong bayi Yamal sempat kembali menjadi sorotan dan membuat final ini dipromosikan sebagai duel sang legenda melawan calon penerusnya.

Sayangnya, pertandingan tidak berjalan sesuai harapan. Baik Messi maupun Yamal kesulitan memberikan pengaruh besar sepanjang laga.

Keduanya lebih banyak terisolasi karena ketatnya permainan kedua tim sehingga duel yang dinantikan jutaan penggemar sepak bola dunia itu gagal menghadirkan momen-momen magis yang diharapkan.

Dengan kemenangan ini, Spanyol sukses mengakhiri penantian panjang untuk kembali menjadi juara dunia sejak terakhir mengangkat trofi pada 2010, sekaligus menggagalkan ambisi Argentina mempertahankan gelar yang mereka raih di Qatar empat tahun sebelumnya.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:09
00:49
01:16
05:05
05:32
05:41

Viral