news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente usai Laga Melawan Portugal di Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • REUTERS/Issei Kato

Komentar Berkelas Luis de la Fuente Usai Juara Piala Dunia 2026, Sebut Skuad Spanyol sebagai Generasi Emas La Furia Roja

Luis de la Fuente tak mampu menyembunyikan rasa bangganya setelah sukses mengantarkan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 usai kalahkan Argentina 1-0 di final.
Senin, 20 Juli 2026 - 08:31 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Luis de la Fuente tak mampu menyembunyikan rasa bangganya setelah sukses mengantarkan Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Gelar tersebut diraih usai La Furia Roja mengalahkan Argentina 1-0 pada partai final.

Laga puncak berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, Minggu waktu setempat. Kemenangan itu memastikan Spanyol kembali berdiri di puncak dunia setelah penantian selama 16 tahun.

Trofi tersebut menjadi gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah Spanyol. Sebelumnya, mereka juga menjadi juara pada edisi 2010 di Afrika Selatan.

Bagi De la Fuente, keberhasilan itu bukan hanya soal mengangkat trofi. Ia menilai pencapaian tersebut merupakan hasil dari perjalanan panjang para pemain yang tumbuh bersama dalam satu visi.

Pelatih berusia 65 tahun itu mengaku sangat bangga melihat perkembangan anak asuhnya. Menurutnya, skuad Spanyol saat ini layak disebut sebagai generasi emas sepak bola negaranya.

"Saya merasa sangat bangga dengan generasi pesepak bola ini yang telah tumbuh bersama gagasan tersebut. Mereka menyempurnakannya dan memberikan contoh tentang sebuah kelompok, sebuah keluarga," ujar De la Fuente, dikutip dari FIFA.

Ucapan itu menggambarkan eratnya hubungan antarpemain di dalam skuad. Kebersamaan menjadi fondasi utama yang mengantar Spanyol kembali menjadi penguasa sepak bola dunia.

De la Fuente juga mengaku emosinya sulit dibendung setelah peluit panjang dibunyikan. Ia mengenang perjalanan panjang yang telah dilalui bersama para pemain hingga akhirnya mencapai puncak.

"Saya merasa sangat emosional saat menengok kembali ke belakang. Kami telah memenangkan segalanya dan itu sungguh luar biasa," ucap mantan pelatih tim muda Spanyol tersebut.

Ia menegaskan para pemain pantas mendapat apresiasi setinggi-tingginya. De la Fuente menyebut mereka sebagai kebanggaan Spanyol yang telah menunjukkan kualitas luar biasa.

"Mereka adalah generasi pesepak bola yang menjadi kebanggaan Spanyol. Bersama-sama, kita lebih kuat," lanjut pelatih yang sukses membawa La Furia Roja meraih gelar dunia tersebut.

Di atas lapangan, Spanyol tampil dominan sejak awal pertandingan. Lamine Yamal dan rekan-rekannya terus menekan pertahanan Argentina sepanjang laga.

Meski menguasai permainan, peluang demi peluang gagal berbuah gol pada waktu normal. Penampilan gemilang Emiliano Martinez membuat gawang Argentina tetap aman.

Sebaliknya, Argentina kesulitan mengembangkan permainan sepanjang pertandingan. Lionel Messi dan kolega bahkan gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.

Gol yang ditunggu akhirnya lahir pada babak tambahan waktu kedua. Ferran Torres mencetak gol kemenangan setelah memanfaatkan sundulan Nico Williams di depan gawang.

De la Fuente menilai timnya sebenarnya layak mengakhiri pertandingan lebih cepat. Namun, aksi-aksi penyelamatan Emiliano Martinez membuat Spanyol harus bekerja lebih keras hingga akhir laga.

"Penyelamatan gemilang Dibu mencegah kami menang lebih awal. Namun ini adalah final Piala Dunia dan, bahkan dengan sepuluh pemain di pengujung laga, Anda harus menderita," tutup De la Fuente.

(sub)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:28
02:23
01:37
04:43
04:30
05:26

Viral