- Reuters/David Gonzales
2 Kali Bikin Argentina Menangis, Wasit Final Piala Dunia 2026 Ternyata Pernah Patahkan Rekor Unbeaten Albiceleste
Namun, keputusan FIFA menunjuknya untuk partai puncak tetap memicu gelombang kritik. Media ternama asal Spanyol, Archivo VAR, secara terbuka menguliti performa wasit berusia 46 tahun itu yang dinilai sangat tidak konsisten di kompetisi Eropa musim ini.
Melalui cuitan di akun X, Archivo VAR menuding Vincic sebagai wasit yang kerap gagap dan kehilangan kendali penuh ketika memimpin laga dengan intensitas dan tekanan tinggi.
Salah satu keputusannya yang paling dikecam terjadi pada babak perempat final Liga Champions musim ini antara Real Madrid kontra Bayern Munich.
Saat itu, Vincic melayangkan kartu kuning kedua (kartu merah) kepada Eduardo Camavinga karena dianggap sengaja membuang bola.
Keputusan brutal itu menjadi titik balik hancurnya Real Madrid yang akhirnya terkena comeback 3-4 (agregat 6-4) usai bermain dengan 10 orang.
Pernah Terseret Skandal Prostitusi dan Senjata Api
- REUTERS/Michaela Stache
Tak hanya kontroversial di atas lapangan, rekam jejak pribadi Vincic juga sempat menggegerkan publik. Pada Mei 2020 silam, sang wasit pernah ditahan oleh pihak kepolisian dalam sebuah operasi penggerebekan di Bosnia dan Herzegovina terkait dugaan skandal prostitusi, perdagangan obat terlarang, hingga kepemilikan senjata api ilegal.
Meski sempat ditahan, Vincic membantah keras terlibat dan mengaku hanya menghadiri undangan makan siang bisnis tanpa tahu aktivitas di lokasi.
Penyelidikan akhir pihak berwenang pun menyatakan Vincic bersih dari segala tuduhan hingga ia dibebaskan dan diizinkan kembali memimpin laga di bawah naungan UEFA dan FIFA.
Kini nama Slavko Vincic resmi tercatat dalam sejarah kelam sepak bola Argentina sebagai wasit "pembawa sial" yang dua kali mengandaskan langkah Lionel Messi dan kolega di panggung tertinggi dunia.