- Action Images via Reuters/Lee Smith
Penggawa Setan Merah Mau Dibajak Si Nyonya Tua
Jakarta, tvOnenews - Penggawa Setan Merah Manchester United (MU), Bruno Fernandes, mau dibajak Si Nyonya Tua alias Juventus pada bursa musim panas ini.
Minat klub Serie A tersebut terhadap kapten MU itu diungkap dalam laporan CaughtOffside.
Gelandang asal Portugal tersebut baru saja menuntaskan salah satu musim terbaik dalam kariernya.
Bruno Fernandes mencetak sembilan gol dan membukukan rekor 21 assist di Premier League, membantu Manchester United finis di posisi ketiga klasemen.
Pencapaian itu juga memastikan Setan Merah kembali ke Liga Champions. Namun, masa depan Fernandes di Old Trafford belum sepenuhnya aman karena situasi kontraknya.
Kontrak pemain berusia 31 tahun tersebut menyisakan lebih dari 11 bulan. Meski begitu, Manchester United memiliki opsi untuk memperpanjang masa baktinya selama satu tahun tambahan.
Kondisi ini membuat sejumlah klub terus memantau, termasuk dari Saudi Pro League—dan kini Juventus turut masuk dalam radar. Kabarnya, sang pemain hanya akan dilepas di kisaran 60 juta Euro (Rp1,2 triliun) pada musim panas ini.
Menurut laporan CaughtOffside, Juventus kini juga masuk dalam daftar klub yang tertarik kepada Fernandes. Si Nyonya Tua berminat untuk memboyong sang gelandang ke Turin.
Laporan itu menyebut sumber yang dekat dengan internal klub mengklaim bahwa Direktur Olahraga Juventus, Frederic Massara, ingin membawa Fernandes ke Italia.
Ia menilai Fernandes bisa mengubah Juventus jadi penantang gelar yang serius di musim depan.
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, disebut ingin menambah kreativitas di lini tengah. Bianconeri membutuhkan tambahan kekuatan setelah gagal mengamankan tiket ke Liga Champions musim 2026/2027.
Situasi kontrak Fernandes menjadi kunci dalam dinamika ini. Kontraknya bersama Manchester United tinggal menyisakan lebih dari 11 bulan, dengan klub memiliki opsi perpanjangan satu tahun.
Di atas lapangan, kontribusi Bruno Fernandes terukur jelas: sembilan gol dan rekor 21 assist di Premier League, serta peran sentral mengantar Manchester United finis ketiga dan kembali ke kompetisi antarklub Eropa teratas.