news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Wasit asal Jepang Yudai Yamamoto pernah pimpin pertandingan Super League.
Sumber :
  • Instagram @ileague.id

Heboh Dugaan Skandal Suap Seks yang Seret Yudai Yamamoto, JFA Pastikan Investigasi Internal 4 Wasit Jepang yang Diduga Loloskan Korea Selatan ke Piala Dunia

Yudai Yamamoto menjadi satu dari empat wasit Jepang yang disebut didgua meloloskan Korea Selatan ke Piala Dunia 2014. 
Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:27 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Nama wasit yang tengah bekerja untuk I.League, Yudai Yamamoto terseret skandal suap seksual yang menyeret Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA). 

Yudai Yamamoto menjadi satu dari empat wasit Jepang yang disebut didgua meloloskan Korea Selatan ke Piala Dunia 2014. 

Ketua Japan Football Association (JFA) Tsuneyasu Miyamoto memastikan pihaknya tengah melakukan pemeriksaan untuk mengungkap fakta di balik laporan tersebut.

Tsuneyasu Miyamoto menyampaikan pernyataan itu pada Rabu (12/8/2026) setelah menghadiri sebuah acara di Tokyo, Jepang. 

Ia mengatakan JFA belum mengambil kesimpulan karena proses verifikasi terhadap informasi yang beredar masih berlangsung.

“JFA sedang dalam situasi melakukan konfirmasi fakta,” kata Miyamoto dikutip dari laman Daily Japan, Rabu (12/8/2026). 

Dugaan tersebut berawal dari laporan media Korea Selatan mengenai praktik pemberian layanan seksual kepada perangkat pertandingan asing sebelum sejumlah laga internasional pada 2011 hingga 2012. 

Laporan itu menyebut biaya hiburan tersebut diduga dibayarkan menggunakan kartu perusahaan milik KFA. Padahal, awalnya KFA tengah diinvestigasi oleh kepolisian Korea Selatan karena kegagalan tim di Piala Dunia 2026.  

Empat wasit Jepang disebut masuk dalam daftar yang sedang diperiksa JFA. Sorotan paling besar muncul pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2014 antara Korea Selatan dan Kuwait pada 29 Maret 2012, ketika seluruh perangkat pertandingan berasal dari Jepang.

Dalam laga tersebut, Korea Selatan menang 2-0 dan memastikan langkah menuju fase berikutnya. 

Menurut laporan yang beredar, dua dari empat perangkat pertandingan Jepang yang bertugas pada laga itu diduga menerima layanan seksual, tetapi tuduhan tersebut belum dapat dianggap sebagai fakta sebelum hasil penyelidikan resmi keluar.

Media Korea sebelumnya juga melaporkan dugaan serupa terjadi dalam sejumlah pertandingan lain yang melibatkan tim nasional Korea Selatan. Kasus tersebut mencakup laga persahabatan dan pertandingan Kualifikasi Olimpiade London 2012 serta Kualifikasi Piala Dunia 2014. 

KFA sendiri telah menyampaikan permintaan maaf setelah laporan tersebut mencuat ke publik. Federasi Korea Selatan menyatakan praktik semacam itu tidak lagi dilakukan dan mengklaim telah menerapkan aturan internal yang lebih ketat. 
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:49
10:25
04:20
02:32
05:01
25:05

Viral