- REUTERS - by Matias J. Ocner/Miami Herald/TNS/ABACAPRESS.COM
Lionel Messi Akhirnya Pensiun dari Timnas Argentina, Kepergian Sang Ayah Jadi Pertimbangan
tvOnenews.com - Lionel Messi membuat keputusan besar terkait masa depannya bersama tim nasional Argentina. Pemain yang dianggap sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa itu mengumumkan bahwa dirinya telah memutuskan untuk pensiun dari timnas.
Messi mengungkapkan keputusan tersebut melalui sebuah surat tulisan tangan yang kemudian dibagikan di media sosial.
"Setelah pertimbangan matang, saya mengumumkan kepada semua orang bahwa saya pensiun dari tim nasional."
- REUTERS/Agustin Marcarian
Dalam surat tersebut, Messi menegaskan bahwa dirinya selalu memberikan kemampuan terbaik setiap kali mengenakan seragam Argentina.
Ia tidak hanya berjuang dalam beberapa tahun terakhir ketika berhasil meraih berbagai gelar, tetapi juga sepanjang perjalanan panjangnya bersama timnas.
"Saya selalu memberikan yang terbaik, tidak hanya dalam beberapa tahun terakhir di mana saya mencapai segalanya, tetapi juga sebelumnya. Saya berjuang dengan jersey ini untuk memberikan kegembiraan dan kebanggaan kepada rakyat Argentina melalui sepak bola."
Messi menyadari bahwa perjalanan kariernya bersama timnas telah memasuki fase akhir. Ia juga merasa sudah waktunya memberikan kesempatan kepada generasi berikutnya untuk mengambil alih perannya.
"Saya tidak punya banyak waktu lagi, dan beberapa bab dalam hidup saya akan segera berakhir. Saya telah mencurahkan segalanya untuk tim nasional, dan sekarang saya tidak punya apa-apa lagi untuk diberikan," ujarnya.
"Pemain muda hebat bermunculan, dan mereka pantas untuk menggantikan tempat saya."
Keputusan pensiun Messi dari timnas tampaknya turut dipengaruhi oleh meninggalnya sang ayah, Jorge Messi.
Jorge Messi meninggal dunia pada 8 Agustus dalam usia 68 tahun. Kepergian sang ayah disebut semakin memperkuat keputusan Messi untuk mengakhiri perjalanan panjangnya bersama tim nasional Argentina.
Messi mengungkapkan bahwa surat tersebut sebenarnya telah ditulis pada 21 Juli, atau dua hari setelah pertandingan final. Namun, peristiwa yang terjadi setelahnya membuat keyakinannya terhadap keputusan tersebut semakin kuat.
"Saya menulis ini pada 21 Juli, dua hari setelah final, tetapi saya menjadi lebih yakin dengan keputusan saya setelah apa yang terjadi pada ayah saya."
Sebelumnya, Messi juga sempat memberikan sinyal bahwa dirinya belum mengetahui secara pasti bagaimana kelanjutan kariernya setelah kehilangan sang ayah.